Alur Logistik Sulbar Diperkuat, Monev Infrastruktur Bersama Pusat
Mamuju (TOKATA.id) – Seperti jalinan akar yang kokoh menyokong pohon megah, sinkronisasi data perencanaan dan fakta lapangan menjadi pondasi kebijakan publik berkualitas di Sulawesi Barat. Itulah semangat rapat strategis Bapperida Provinsi Sulbar dengan Tim Direktorat Konektivitas dan Infrastruktur Logistik Kementerian PPN/Bappenas di Ruang Rapat RPJMD, Senin (13/4/2026).
Dipimpin H. Arjanto, ST, MT (Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan), yang mewakili Kepala Bapperida Drs. Amujib, MM, pertemuan ini matangkan persiapan monitoring dan evaluasi (monev) infrastruktur konektivitas. Hadir pimpinan tim Bappenas, Puji, serta jajaran BPTD Kelas III Mamuju, BPJN Sulbar, dan UPP Pelabuhan Mamuju.
"Sinkronisasi data lapangan adalah kunci kebijakan berkualitas. Monev ini jaga tren positif kemantapan jalan dan transportasi, selaras target nasional," tegas Amujib.
Arjanto menambahkan, rapat pastikan kesiapan evaluasi DAK Jalan TA 2024 dan Inpres Jalan Daerah TA 2025. "Koordinasi ini wujudkan dampak nyata: konektivitas antarwilayah hingga pertumbuhan ekonomi," ujarnya.
Puji dari Bappenas soroti evaluasi melampaui administratif—fokus integrasi antarmoda agar manfaat dirasakan masyarakat. Mamuju sebagai simpul laut-darat strategis, penguatan first mile-last mile dan sinkronisasi angkutan bersubsidi-komersial jadi kunci efisiensi logistik, khususnya kawasan tertinggal pendukung pertanian, perikanan, dan pariwisata.
Sebagai tindak lanjut, perangkat daerah paparkan progres jalan provinsi serta usulan DAK-Inpres TA 2027. Langkah ini selaras visi Gubernur Suhardi Duka dan Wagub Salim S. Mengga: infrastruktur terintegrasi berkelanjutan untuk kesejahteraan rakyat Sulbar. (*/Rigo Pramana)
