BREAKING NEWS

Denyut Kesehatan Sulbar, Sekda Galang Strategi Tanggap Krisis Pelayanan

 


Mamuju, TOKATA.id Di ruang kerja Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat yang sunyi namun penuh tekad, Junda Maulana memimpin rapat teknis darurat Jumat (27/3/2026). Hadir Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Sulbar serta manajemen Rumah Sakit Provinsi, pertemuan ini menjadi tameng cepat Pemprov menghadapi sorotan publik soal pelayanan kesehatan yang terhuyung.

"Sehat adalah napas dasar kehidupan masyarakat—tak boleh pudar sedikit pun," tegas Junda dalam arahannya. Langkah ini selaras visi Gubernur Suhardi Duka: bangun sumber daya manusia unggul lewat layanan kesehatan prima, bagai denyut nadi pembangunan daerah.

Fokus utama: pelayanan ibu dan anak di Desa Kopeang, wilayah Puskesmas Tapalang. Pemerintah desak penguatan hingga pelosok desa—optimalisasi tenaga medis dan fasilitas pendukung—agar tak ada lagi nyawa terombang-ambing akses terbatas.

Ambulans pun jadi sorotan. Di daerah terpencil, kesiapsiagaan armada dan operasional responsif adalah kunci selamatkan jiwa darurat, seperti prajurit penjaga garis depan.

Tak ketinggalan, stok obat di RS Provinsi Sulbar. Manajemen logistik ketat ditekan untuk cegah kekosongan yang lumpuhkan pelayanan, pastikan obat mengalir lancar bagai sungai penawar.

Lewat rapat ini, Pemprov Sulbar tegaskan komitmen total: benahi akses, sarana, dan kualitas layanan secara holistik. Harapannya, strategi lahir hari ini langsung berdenyut nyata—layanan aman, cepat, berkualitas menyapa setiap sudut Sulawesi Barat. (*/Rigo Pramana)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar