Sosial Media
0
News
    Home BKPSDM Sulbar Kinerja Mamuju Sulbar UPTD

    Pendampingan Langsung BKPSDM Sulbar: Akselerasi Data Talenta ASN di Enam OPD Perdana

    6 min read

     


    "BKPSDM Sulawesi Barat gaspol pendampingan langsung ke enam OPD perdana pada Kamis (8/1/2026) guna percepat pemutakhiran data SIASN, fondasi krusial manajemen talenta ASN yang selaras misi Gubernur Suhardi Duka-Salim S. Mengga bangun birokrasi akuntabel."


    Mamuju, TOKATA.id – Seperti surgeon yang memeriksa denyut nadi pasien sebelum operasi besar, Bidang Pengembangan Aparatur, Sertifikasi Kompetensi, dan Pengelolaan Kelembagaan BKPSDM Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) bersama UPTD Penilaian Kompetensi menggelar pendampingan intensif ke seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kegiatan ini, dikemas dalam coaching clinic pemutakhiran data Sistem Informasi Aparatur Sipil Negara (SIASN), jadi tindak lanjut tegas arahan pimpinan: rampungkan data dukung talenta ASN secara menyeluruh, akurat, dan terintegrasi—sebelum birokrasi Sulbar tersandung ketertinggalan.

    Langkah strategis ini selaras misi Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakilnya Salim S. Mengga, yang menargetkan tata kelola pemerintahan prima, akuntabel, serta pelayanan publik berkualitas. Tanpa data valid, manajemen talenta ASN rawan jadi ilusi: perencanaan karier mandek, pengembangan kompetensi asal-asalan, dan penempatan jabatan strategis kehilangan objektivitas.

    Kunjungan perdana digeber Kamis, 8 Januari 2026, menyasar enam OPD kunci: BKPSDM sendiri, Biro Hukum, Biro Organisasi, Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, serta Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral. Fokus asistensi teknis mencakup pengisian data SIASN plus kelengkapan evidence pendukung—seperti sertifikat kompetensi dan rekam jejak kinerja—untuk pemetaan talenta yang presisi.

    Kepala BKPSDM Sulbar, Herdin Ismail, menegaskan urgensi langkah ini. “Data ASN akurat, valid, dan terbarui adalah kunci utama manajemen talenta. Lewat pendampingan langsung ke OPD, kami pastikan data dukung talenta terpenuhi tepat waktu dan sesuai aturan, jadi dasar kokoh perencanaan karier, pengembangan kompetensi, serta penempatan ASN secara objektif dan profesional,” tegasnya.

    Herdin kritis soal kolaborasi: “Kami harap semua OPD proaktif bersinergi. Keberhasilan manajemen talenta bergantung kualitas data bersama—jangan sampai lambat jadi penghambat birokrasi kompetitif.”

    Dengan momentum ini, BKPSDM Sulbar yakin OPD bakal kompak paham dan komit mendukung Manajemen Talenta ASN. Target akhir: birokrasi Sulbar yang profesional, adaptif, dan berdaya saing tinggi, jauh dari jebakan data usang yang kerap jadi batu sandungan reformasi. (*/Rigo Pramana)

    Komentar
    Additional JS