Sosial Media
0
News
    Home Akhir Tahun Bapperida Sulbar Mamuju Pasti Padu Stunting Sulbar Tutup Buku

    Asistensi Pastipadu Sulbar: Serbu 72 Desa Lawan Stunting dan Kemiskinan Ekstrim

    11 min read

     


    "Dalam rapat asistensi maraton lima hari, Bapperida Sulawesi Barat menggiring OPD provinsi menyusun program Pastipadu 2026, menyasar 72 desa rentan untuk tebas stunting dan kemiskinan ekstrim—komitmen Gubernur Suhardi Duka yang kini diuji konsistensi lintas sektor."


    Mamuju,TOKATA.id – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat menggelar asistensi intensif Program dan Kegiatan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) guna memperkuat pelaksanaan Program Pastipadu. Upaya ini langsung menyasar penanganan stunting baru dan kemiskinan ekstrim, sejalan dengan Pasal 183 Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang tata cara perencanaan, pengendalian, dan evaluasi pembangunan daerah.

    Rapat berlangsung di Ruang Rapat RPJMD Bapperida Sulbar, dari Jumat hingga Selasa (12–16 Desember 2025). Hadir pejabat fungsional perencana serta kasubag program dari berbagai OPD, yang diajak mendalami program penanganan stunting tahun 2026. Mewakili Plt Kepala Bapperida, Darwis Damir, sesi ini dipimpin tegas oleh Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia, Andi Almah Aliuddin, didampingi tim OPD terkait.

    “Target 2026 harus kita kejar mati-matian. Dari perencanaan hingga eksekusi program unggulan Pastipadu, semuanya wajib dikoordinasikan ketat. Prioritaskan lokus desa yang jadi sasaran utama,” tegas Almah Aliuddin, menekankan urgensi sinkronisasi agar intervensi tak tercerai-berai.

    Program Pastipadu, sebagai inisiatif terintegrasi melibatkan seluruh pemangku kepentingan, akan merangkul 10 desa per kabupaten pada 2026—total 60 desa baru, ditambah 12 desa ongoing tahun ini, menjadi 72 lokus prioritas. Pendanaan digenjot melalui APBD provinsi dan kabupaten, dengan harapan hasil terukur dan berdampak nyata bagi masyarakat akar rumput.

    Secara terpisah, Plt Kepala Bapperida Sulbar, Darwis Damir, menegaskan evaluasi ini selaras arahan Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga. “Ini bagian dari misi Bapak Gubernur dan Wakil untuk percepat pengentasan kemiskinan, tingkatkan kesejahteraan, serta bangun SDM unggul. Pastipadu kini jadi komitmen lintas sektor, fokus desa-desa lokus intervensi,” ujar Darwis, menyoroti konsistensi pemerintah daerah yang kerap diuji realitas lapangan.

    Rapat asistensi menegaskan lima tujuan krusial OPD demi keberhasilan program:

    • Memperkuat koordinasi dan sinkronisasi antar-OPD serta pemerintah daerah.

    • Meningkatkan kapasitas OPD dalam eksekusi penanganan stunting dan kemiskinan ekstrim.

    • Memastikan efektivitas program dengan hasil terukur dan berdampak langsung.

    • Meningkatkan akuntabilitas setiap kegiatan Pastipadu.

    • Menggalang partisipasi masyarakat untuk dukung keberlanjutan program.

    Dengan sokongan penuh Gubernur Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga, Pastipadu diharapkan optimal tekan angka stunting serta kemiskinan ekstrim di Sulawesi Barat—langkah gentur menuju Sulbar bebas dari belenggu kemiskinan struktural. (*/Rigo Pramana) 

    Komentar
    Additional JS