Sosial Media
0
News
    Home Advertorial Daerah Ekonomi Sulbar

    Monev Program BPBD Sulbar, Penyangga Kebijakan Pembangunan dan Penanggulangan Bencana

    5 min read

     


    Mamuju, TOKATA.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) aktif ambil peran dalam Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program yang berlangsung di ruang rapat Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Sulbar, Selasa (30/09).

    Rapat ini merupakan implementasi Pasal 183 Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017, yang mengatur mekanisme perencanaan, pengendalian, dan evaluasi pembangunan daerah. Regulasi ini menjadi pedoman dalam evaluasi Rancangan Peraturan Daerah terkait Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD), Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), serta perubahan rencana pembangunan daerah.

    Kegiatan ini juga menindaklanjuti instruksi Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, yang menekankan pentingnya sinergi lintas sektor untuk memastikan program pembangunan daerah tepat sasaran dan mampu menghadapi berbagai tantangan secara berkelanjutan.

    Fokus pembahasan rapat terbagi dalam tiga aspek utama: pengendalian dan evaluasi terhadap perumusan kebijakan perencanaan pembangunan daerah, pengendalian serta evaluasi pelaksanaan rencana pembangunan, dan evaluasi hasil rencana pembangunan daerah.

    Plt. Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Sulbar, Muhammad Yasir Fattah, menegaskan kehadiran BPBD dalam forum tersebut sebagai bentuk komitmen memastikan keselarasan program penanggulangan bencana dengan arah kebijakan pembangunan daerah.

    “Rapat monitoring dan evaluasi ini menjadi ruang strategis bagi kami untuk menyelaraskan program BPBD dengan dokumen perencanaan daerah. Dengan demikian, upaya penanggulangan bencana dapat terukur, efektif, dan berdampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

    Yasir menambahkan bahwa BPBD Sulbar akan terus memperkuat koordinasi dengan perangkat daerah lain dalam merumuskan langkah strategis pembangunan yang mengintegrasikan mitigasi dan kesiapsiagaan bencana, sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan dan keselamatan masyarakat Sulbar. (*/Rigo Pramana)

    Additional JS