Pemuda Sulbar, Saatnya Menembus Panggung Internasional Lewat PPAN 2026
Mamuju, TOKATA.id - Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf) kembali membuka seleksi Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN) Sulawesi Barat Tahun 2026.
Seleksi ini menjadi pintu bagi pemuda Sulawesi Barat untuk menapaki pengalaman di panggung internasional. Peserta yang terpilih berkesempatan mewakili Indonesia dan Sulawesi Barat dalam Ship for Southeast Asian and Japanese Youth Program (SSEAYP) 2026.
Pendaftaran dibuka mulai 8 hingga 13 September 2026. Calon peserta wajib mengirimkan seluruh berkas paling lambat Minggu, 13 September 2026 pukul 17.00 WITA.
Persyaratan Peserta
Untuk mengikuti seleksi PPAN Sulawesi Barat 2026, calon peserta wajib memenuhi sejumlah persyaratan.
- Warga Negara Indonesia (WNI) yang berdomisili dan memiliki KTP Provinsi Sulawesi Barat.
- Berjenis kelamin laki-laki.
- Berusia 20 hingga 30 tahun.
- Sehat jasmani dan rohani, tidak merokok, serta bebas dari narkoba.
- Minimal lulusan SMA/SMK/sederajat.
- Belum pernah menikah.
- Belum pernah mengikuti kegiatan PPAN sebelumnya.
- Tidak pernah terlibat dalam tindak kriminal maupun dijatuhi hukuman berdasarkan putusan pengadilan.
- Merupakan peserta aktif BPJS Kesehatan yang dibuktikan dengan Kartu JKN-BPJS.
- Memiliki dan aktif menggunakan akun media sosial secara positif.
Kepala Dispoparekraf Sulawesi Barat, Bau Akram Dai, mengatakan PPAN bukan sekadar program pertukaran pemuda, tetapi juga ruang untuk menempa kapasitas, memperluas wawasan, dan membangun jejaring di tingkat internasional.
“PPAN menjadi ruang bagi pemuda Sulawesi Barat untuk memperluas wawasan, membangun jejaring, meningkatkan kapasitas diri, sekaligus membawa nama baik Sulawesi Barat di tingkat internasional,” ujar Bau Akram.
Ia berharap pemuda yang nantinya terpilih mampu menjadi representasi Sulawesi Barat yang dapat memperkenalkan kekayaan budaya, pariwisata, serta potensi ekonomi kreatif daerah di hadapan masyarakat internasional.
Menurutnya, program tersebut sejalan dengan arah pembangunan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, terutama dalam mendorong penguatan kualitas sumber daya manusia.
Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan Kepemudaan Dispoparekraf Sulbar, Karnoto, menjelaskan proses pendaftaran dilakukan secara daring. Peserta diminta memastikan seluruh dokumen yang diunggah telah lengkap, sesuai ketentuan, dan dapat terbaca dengan jelas.
“Secara teknis, peserta terlebih dahulu mengisi formulir pendaftaran secara daring, kemudian mengunggah seluruh dokumen persyaratan dalam format PDF sesuai ketentuan yang tercantum dalam formulir,” jelas Karnoto.
Adapun tahapan pendaftaran yang perlu diperhatikan calon peserta meliputi:
- Mengisi formulir pendaftaran secara daring melalui tautan https://bit.ly/PendaftaranPPANSulbar2026.
- Mengunggah seluruh dokumen persyaratan yang telah dipindai dalam format PDF sesuai ketentuan.
- Memastikan seluruh data dan dokumen yang diunggah telah lengkap dan benar.
- Mengikuti akun media sosial resmi PCMI Sulawesi Barat, yakni Facebook PCMI Sulbar dan Instagram @pcmisulbaru.
- Mengirimkan seluruh berkas pendaftaran paling lambat 13 September 2026 pukul 17.00 WITA.
- Memantau media sosial resmi PCMI Sulawesi Barat untuk memperoleh informasi mengenai tahapan dan perkembangan seleksi selanjutnya.
Karnoto mengingatkan calon peserta agar tidak menunda pendaftaran hingga mendekati batas waktu. Kelengkapan dan keterbacaan dokumen menjadi hal penting yang perlu diperiksa sebelum seluruh berkas dikirimkan.
“Peserta kami harapkan tidak menunggu sampai batas akhir. Pastikan seluruh persyaratan sudah lengkap dan dokumen dapat terbaca dengan baik sebelum dikirimkan,” tutup Karnoto. (*/Rigo Pramana)
