Merawat Jejak Perjuangan, Perkimtanhub Sulbar Bersihkan TMP Pati’di
Mamuju, TOKATA.id – Menjelang pelaksanaan Renungan Suci dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Pertanahan, dan Perhubungan (Perkimtanhub) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) turut ambil bagian dalam kerja bakti membersihkan Taman Makam Pahlawan (TMP) Pati’di, Mamuju, Jumat (14/8).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari persiapan menjelang Renungan Suci, salah satu rangkaian penting dalam peringatan HUT Kemerdekaan RI. Pembersihan TMP Pati’di juga merupakan tindak lanjut atas arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka.
Sejumlah personel Dinas Perkimtanhub Sulbar dikerahkan untuk membersihkan area makam, merapikan lingkungan, serta memastikan kawasan TMP Pati’di berada dalam kondisi bersih dan tertata. Sejumlah aparatur sipil negara (ASN) dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemprov Sulbar juga tampak bergotong royong dalam kegiatan tersebut.
Kepala Dinas Perkimtanhub Sulbar, Maddareski Salatin, mengatakan pembersihan TMP Pati’di merupakan bagian dari ikhtiar untuk memberikan penghormatan kepada para pahlawan yang telah mengorbankan tenaga, pikiran, bahkan jiwa demi kemerdekaan Indonesia.
“Pembersihan ini merupakan bentuk penghormatan kita kepada para pahlawan. Kita ingin memastikan TMP Pati’di dalam kondisi bersih, rapi, dan layak digunakan untuk pelaksanaan Renungan Suci,” ujar Maddareski.
Menurutnya, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI bukan sekadar momentum untuk mengenang perjalanan sejarah, tetapi juga menjadi ruang refleksi bagi generasi hari ini untuk kembali meneguhkan penghargaan atas jasa dan pengorbanan para pahlawan.
Di tengah suasana makam yang menyimpan jejak panjang perjuangan, kebersihan dan keterawatan lingkungan menjadi bagian kecil dari cara generasi penerus menjaga ingatan kolektif bangsa.
Maddareski berharap semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan TMP Pati’di dapat terus dipelihara. Dengan begitu, TMP Pati’di tidak hanya menjadi tempat berlangsungnya kegiatan seremonial setiap momentum peringatan kemerdekaan, tetapi juga senantiasa terawat sebagai ruang penghormatan dan pengingat atas pengorbanan para pejuang bangsa.
(*/Rigo Pramana)
