BREAKING NEWS

Dari Lomba Kemerdekaan, KominfoSS Sulbar Menenun Kekompakan untuk Kinerja

 

Mamuju, TOKATA.id – Semangat kemerdekaan di lingkungan Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (KominfoSS) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) dirayakan dengan cara yang sederhana, tetapi sarat makna.

Sejumlah perlombaan digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Namun, di balik riuh perlombaan dan suasana penuh canda, terselip ikhtiar untuk merawat sesuatu yang jauh lebih penting: kebersamaan dan kekompakan di lingkungan kerja.

Kepala Dinas KominfoSS Sulbar, Muhammad Ridwan Djafar, mengatakan kegiatan tersebut menjadi ruang untuk mencairkan sekat antarpersonel sekaligus mempererat hubungan antarbidang. Menurutnya, suasana kerja yang lebih akrab dapat menjadi fondasi bagi terbangunnya kolaborasi yang lebih kuat.

“Pertama, saya melihat suasana makin lebih cair, terutama antarbidang. Teman-teman lebih akrab lagi. Ini mudah-mudahan berdampak pada kolaborasi kita dalam bekerja sehari-hari,” kata Muhammad Ridwan Djafar, Jumat, 14 Agustus 2026.

Baginya, kekompakan internal bukan sekadar perkara suasana kerja yang menyenangkan. Lebih dari itu, ia merupakan modal penting untuk membenahi sekaligus memperkuat kinerja KominfoSS Sulbar ke depan.

Di tengah perubahan yang bergerak cepat pada era digital, ia menekankan pentingnya mengoptimalkan komunikasi publik melalui seluruh kanal yang tersedia. Bersamaan dengan itu, digitalisasi berbagai urusan pemerintahan harus terus didorong agar tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan terintegrasi dalam satu ekosistem kerja.

“Komunikasi publik kita optimal di semua kanal. Kemudian digitalisasi semua urusan bisa terintegrasi,” ujarnya.

Ia juga menaruh perhatian pada pengelolaan data sektoral. Menurutnya, data tidak boleh berhenti sebagai tumpukan angka dan informasi yang tersimpan dalam sistem. Data harus dikelola hingga menghasilkan tayangan berkualitas, kemudian dianalisis untuk memberi pijakan yang lebih kuat dalam proses pengambilan kebijakan.

Di sisi lain, keamanan sistem digital menjadi bagian yang tak terpisahkan dari upaya tersebut. Penguatan keamanan, kata dia, harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas kinerja organisasi.

“Data sektoral kita terkelola hingga tayangan berkualitas dan teranalisis. Dan keamanan sistem digital lebih terjamin dan kinerja kantor ini lebih baik,” tutur Muhammad Ridwan Djafar.

Lebih jauh, Muhammad Ridwan Djafar mengajak seluruh jajaran KominfoSS Sulbar menerjemahkan harapan Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mampu bekerja secara out of the box.

Menurutnya, birokrasi tidak semestinya berhenti pada rutinitas. Ada ruang yang harus terus dibuka bagi gagasan baru, inovasi, dan cara kerja yang lebih adaptif. Semua itu, kata dia, hanya dapat tumbuh jika dibangun melalui semangat kebersamaan dan kolaborasi.

“Sesuai harapan Pak Gubernur, sebisa mungkin OPD itu out of the box dalam bekerja. Tidak hanya rutinitas, tapi banyak inovasi yang kita bisa lakukan secara kompak dan bersama-sama, dimulai dari teman-teman kita hari ini,” jelasnya.

Sejalan dengan penguatan kinerja tersebut, Muhammad Ridwan Djafar menyampaikan komitmennya untuk terus mengupayakan pemenuhan fasilitas kerja maupun fasilitas pendukung kegiatan internal di lingkungan KominfoSS Sulbar.

“Ke depan fasilitas kita upayakan akan kita penuhi, fasilitas kerja dan kegiatan internal seperti ini kita upayakan diperbanyak,” kata Muhammad Ridwan Djafar.

Ia pun mengingatkan agar perlombaan dalam rangka HUT ke-81 RI tidak semata-mata dipandang sebagai arena untuk mencari pemenang. Di balik kompetisi yang berlangsung ringan dan penuh kegembiraan, terdapat pesan yang lebih substantif: membangun ruang kerja yang akrab, solid, dan menyenangkan.

“Jadikan ini lomba sebagai motivasi saja, seru-seruan untuk kebersamaan kita,” tutupnya.

Perayaan kemerdekaan di lingkungan KominfoSS Sulbar itu pada akhirnya bukan hanya tentang perlombaan. Ia menjadi jeda sejenak dari rutinitas birokrasi, untuk kembali menyadari bahwa kerja pemerintahan juga dibangun oleh manusia-manusia yang membutuhkan ruang untuk saling mengenal, tertawa, dan menguatkan.

Dari kebersamaan itulah kolaborasi diharapkan tumbuh; dari kolaborasi, inovasi menemukan jalannya; dan dari inovasi, pelayanan publik diharapkan bergerak menuju kinerja pemerintahan yang semakin baik.

(*/Rigo Pramana)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar