Provinsi dan Kabupaten Sinergi Perkuat Pelayanan Perizinan di Mamuju Tengah
Mamuju, TOKATA.id — Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Sulawesi Barat, Kain Lotong Sembe, menerima kunjungan Tim DPMPTSP Kabupaten Mamuju Tengah pada Selasa, 14 Juli 2026. Kunjungan itu didampingi PKPM Ahli Madya dan Penata Perizinan Ahli Madya dan berlangsung di Ruang Kerja Tim Perencanaan DPMPTSP Provinsi.
Kegiatan ini bertujuan mengoordinasikan pencapaian kinerja penyelenggaraan perizinan berusaha dan penanaman modal, sekaligus menjadi bagian dari pelaksanaan hubungan kerja fungsional antara DPMPTSP provinsi dan kabupaten/kota sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha di Daerah.
Dalam pertemuan dibahas evaluasi capaian kinerja Tahun 2025 dan Triwulan I Tahun 2026, indikator kinerja, pelaporan penanaman modal, serta langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan perizinan di Kabupaten Mamuju Tengah. Hasil koordinasi diharapkan menjadi dasar penyusunan rekomendasi pembinaan dan dorongan peningkatan capaian kinerja pada periode mendatang.
Sejalan dengan arah kebijakan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, yang mendorong penguatan tata kelola pemerintahan, peningkatan kualitas layanan publik, dan percepatan investasi, DPMPTSP Provinsi menegaskan komitmen memperkuat sinergi dengan seluruh DPMPTSP kabupaten. Melalui koordinasi berkelanjutan, diharapkan pelayanan perizinan menjadi lebih cepat, transparan, dan akuntabel serta iklim investasi di daerah semakin kondusif.
Kain Lotong Sembe menuturkan koordinasi lintas daerah adalah langkah strategis untuk menyelaraskan target dan indikator kinerja penyelenggaraan perizinan berusaha. "Koordinasi seperti ini penting agar seluruh DPMPTSP kabupaten berjalan dengan arah dan target yang sama. Melalui evaluasi bersama, kita dapat mengidentifikasi tantangan, merumuskan langkah perbaikan, dan meningkatkan kualitas pelayanan perizinan serta penanaman modal secara berkelanjutan. Sinergi provinsi dan kabupaten menjadi kunci terciptanya iklim investasi yang kondusif di Sulawesi Barat," ujarnya.
DPMPTSP Provinsi Sulawesi Barat menegaskan akan terus memberikan pendampingan, pembinaan, dan penguatan kapasitas kepada DPMPTSP kabupaten/kota sebagai upaya mewujudkan tata kelola perizinan berusaha dan penanaman modal yang profesional, efektif, dan berorientasi pada pelayanan prima. (*/Rigo Pramana)
