BREAKING NEWS

Prestasi dan Budaya, Sekolah Kharisma Bangsa Bawa Sandeq ke Panggung Internasional

 


Roma, TOKATA.id — Delegasi Sekolah Kharisma Bangsa yang mewakili Indonesia pada International STEAM Olympiad 2026 di Roma, Italia, tidak hanya mengharumkan nama bangsa lewat prestasi bidang sains, teknologi, rekayasa, seni, dan matematika (STEAM), tetapi juga memperkenalkan Sandeq, perahu layar tradisional suku Mandar yang menjadi ikon maritim Sulawesi Barat.

Di sela kompetisi, Sabtu 11 Juli 2026, peserta Indonesia dan pendamping berinteraksi intens dengan delegasi, dewan juri, guru pendamping, dan tamu undangan dari berbagai negara. Momen itu dimanfaatkan untuk membagikan cendera mata bergambar Sandeq sekaligus memaparkan sejarah, filosofi, dan nilai budaya yang terkandung pada perahu tradisional tersebut.

Nurul Farasmy, Kepala Subbidang Promosi, Informasi, dan Investasi Daerah Badan Penghubung Provinsi Sulawesi Barat, yang sedang cuti tahunan untuk mendampingi putranya, Raffasya Hisyam W., salah satu finalis, aktif memperkenalkan Sandeq kepada audiens internasional. Melalui suvenir bergambar Sandeq, Nurul menjelaskan bahwa perahu itu melambangkan keberanian, ketangguhan, kerja keras, dan keahlian navigasi masyarakat pesisir Sulawesi Barat.

Sandeq, dengan badan ramping dan layar khas, telah lama menjadi simbol kebesaran maritim Mandar dan dikenal sebagai salah satu perahu layar tradisional tercepat di dunia. Selain berfungsi sebagai warisan budaya, Sandeq kini menjadi identitas kolektif Sulawesi Barat yang dilestarikan melalui kegiatan budaya dan upaya promosi daerah.

Menurut Nurul, forum internasional seperti International STEAM Olympiad efektif untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada dunia. "Ajang internasional ini tidak hanya menampilkan prestasi akademik, tetapi juga membuka ruang untuk menampilkan identitas budaya daerah. Kami ingin dunia mengenal Sandeq sebagai ikon Sulawesi Barat yang mencerminkan semangat, keberanian, dan kearifan maritim Mandar. Semoga semakin banyak pihak yang tertarik mengenal Sulawesi Barat melalui warisan ini," ujarnya.

Antusiasme peserta internasional tampak saat menerima cendera mata dan mendengarkan penjelasan tentang sejarah serta filosofi Sandeq. Sejumlah delegasi menyatakan ketertarikan pada budaya maritim Indonesia dan mengapresiasi upaya memperkenalkan budaya lokal di forum global.

Di Jakarta, Kepala Badan Penghubung Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Gemilang Sukma, menyambut positif inisiatif tersebut sebagai bagian diplomasi budaya untuk memperluas promosi daerah. Ia menilai setiap momentum internasional layak dimanfaatkan untuk memperkenalkan kekayaan budaya, pariwisata, dan potensi daerah ke panggung dunia.

"Kegiatan ini sejalan dengan misi Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka: membangun sumber daya manusia unggul, berkarakter, dan berdaya saing global. Generasi muda diharapkan tidak hanya berprestasi internasional, tetapi juga menjadi duta budaya yang memperkuat citra positif Indonesia," kata Gemilang.

Partisipasi dalam International STEAM Olympiad 2026 diharapkan memperkuat pengenalan Sandeq sebagai ikon budaya dan identitas maritim Sulawesi Barat. Upaya ini merupakan bentuk diplomasi budaya yang menyorot tradisi Mandar sekaligus mempertegas posisi provinsi tersebut sebagai daerah kaya warisan budaya, potensi pariwisata, dan nilai kearifan lokal. (*/Rigo Pramana)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar