BREAKING NEWS

Menuju Data Terintegrasi, DKPPKB Ikuti Pembinaan Statistik Sektoral

 


Mamuju, TOKATA.id — Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat memperkuat tata kelola data sektoral dengan mengikuti kegiatan Coaching Statistik Melalui Class (COSMIC) yang diselenggarakan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Barat secara hybrid, Kamis, 2 Juli 2026.

Bertempat di ruang rapat Kantor BPS Sulawesi Barat, kegiatan bertema "Pembinaan Statistik Sektoral: Identifikasi Kegiatan Statistik Sektoral" itu diikuti seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat. DKPPKB mengirim perwakilan dari Bidang Kesehatan Primer dan Komunitas, Sekretariat, serta Bidang Pelayanan Kesehatan Lanjutan, Farmasi, Alat Kesehatan dan SDMK sebagai wujud komitmen meningkatkan kualitas statistik sektoral dan pengelolaan data terintegrasi.

Pembukaan menekankan pentingnya partisipasi aktif peserta agar pemahaman tentang statistik sektoral dapat diterapkan secara optimal di tiap perangkat daerah. Narasumber BPS memaparkan konsep dasar statistik, perbedaan antara data dan statistik, proses bisnis statistik, metode pengumpulan data, serta mekanisme identifikasi kegiatan statistik sektoral yang akan menjadi bahan pembinaan lanjutan.

Dijelaskan pula bahwa kegiatan statistik bukan sekadar pencatatan administrasi, melainkan rangkaian proses: identifikasi kebutuhan, pengumpulan, pengolahan, analisis, penyajian, diseminasi, hingga evaluasi—semua untuk menghasilkan informasi berkualitas sebagai dasar kebijakan. Materi memperkenalkan Generic Statistical Business Process Model (GSBPM) sebagai standar internasional yang diharapkan menjadi acuan OPD di Sulawesi Barat.

Peserta menerima pendampingan pengisian Lembar Kerja (LK) Identifikasi Kegiatan Statistik untuk memetakan seluruh kegiatan statistik sektoral. Setiap OPD diminta menentukan satu kegiatan statistik prioritas sebagai studi kasus dalam pembinaan berkelanjutan.

Kepala DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, mengatakan penguatan kapasitas aparatur dalam pengelolaan data statistik adalah bagian penting tata kelola pemerintahan yang efektif dan berbasis bukti. "Data yang berkualitas adalah fondasi penyusunan kebijakan dan program kesehatan serta pengendalian penduduk yang tepat sasaran. Melalui pembinaan ini, kami berharap unit kerja DKPPKB mampu menghasilkan data valid, terintegrasi, dan dapat dipertanggungjawabkan untuk perencanaan, monitoring, dan evaluasi pembangunan," ujarnya.

Kegiatan ini sejalan dengan komitmen Gubernur Sulawesi Barat mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, akuntabel, inovatif, dan berbasis digital—melalui penguatan sistem data dan informasi terintegrasi. Penguatan statistik sektoral diharapkan meningkatkan kualitas pelayanan publik, mempercepat pengambilan keputusan, dan mendukung perencanaan yang lebih tepat sasaran demi terwujudnya Sulawesi Barat yang maju dan sejahtera.

Melalui COSMIC, DKPPKB menegaskan komitmen bersinergi dengan BPS dan perangkat daerah lain dalam membangun penyelenggaraan statistik sektoral yang berkualitas, terstandar, serta mampu menghasilkan data akurat, mutakhir, dan bermanfaat bagi pembangunan daerah. (*/Rigo Pramana)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar