Gubernur Suhardi Duka Sambut Zulhas, Dukungan PAN untuk Pembangunan Sulbar
Mamuju, TOKATA.id - Meski baru menjalani perawatan kesehatan, Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka menyambut Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, di Bandara Tampa Padang. Rangkaian kunjungan itu dilanjutkan dengan salat Jumat berjamaah di Masjid Baitul Anwar, makan siang di Rumah Jabatan Gubernur, dan hadir dalam pelantikan DPW serta DPD PAN se-Sulawesi Barat di Ballroom Hotel Maleo, Mamuju, Jumat (3/7/2026). Sikap hangat gubernur mendapat perhatian dari Zulhas.
"Ini menunjukkan bahwa beliau bersahabat dengan kita. Insyaallah Pak Gubernur, 2029 kami teman yang pandai berbalas budi," kata Zulkifli Hasan disambut tepuk tangan kader yang memenuhi ballroom.
Pujian Zulkifli Hasan kepada Suhardi Duka bukan sekadar basa-basi. Ia menyatakan sudah lama mengikuti perkembangan Sulawesi Barat sejak provinsi ini dimekarkan, bahkan pernah menempuh perjalanan darat dari Makassar ke Mamuju dan menggunakan helikopter.
"Jadi agak sering, karena ini termasuk dulu kabupaten yang agak ketinggalan, tapi alhamdulillah berkembang. Saya lihat di bawah pimpinan Gubernur Suhardi Duka, berjuang sungguh-sungguh memajukan Sulbar," ujarnya.
Zulkifli Hasan mengajak seluruh kader PAN untuk terus membangun kolaborasi dengan pemerintah demi mendukung pembangunan daerah dan membantu masyarakat.
"Kita mohon doa agar PAN terus bisa membantu rakyat Sulawesi Barat. Agar Sulbar semakin maju dan semakin baik. Saya melihat selama dipimpin Pak Suhardi Duka, Sulawesi Barat semakin berkembang. Kita doakan beliau selalu sehat," tambahnya.
Gubernur Suhardi Duka menilai partai politik memiliki peran strategis sebagai pilar demokrasi sekaligus tempat mencetak kader pemimpin bangsa. Menurutnya, PAN telah berkontribusi positif terhadap pembangunan Sulawesi Barat melalui kolaborasi di tingkat provinsi dan kabupaten.
"PAN telah memberikan perjalanan yang indah bagi daerah ini. Kader-kadernya mampu membangun kolaborasi sehingga diterima dengan baik oleh masyarakat Sulawesi Barat," kata Suhardi Duka.
Ia mengingatkan bahwa dinamika politik di Sulawesi Barat sangat kompetitif, sehingga tidak ada partai yang bisa merasa aman hanya karena kemenangan pada pemilu sebelumnya.
"Di Sulawesi Barat tidak ada partai yang aman. Ada yang menang satu atau dua pemilu, tetapi kemudian hilang pada pemilu berikutnya. Yang mampu bertahan adalah mereka yang memahami denyut kehidupan masyarakat," ujarnya.
Meski demikian, Suhardi Duka optimistis PAN Sulawesi Barat akan mempertahankan eksistensinya di tingkat nasional di bawah kepemimpinan Ajbar Abdul Kadir.
"Saya yakin Ketua DPW PAN Sulbar mampu memainkan peran besar. Ketua Umum tidak perlu khawatir, PAN Sulbar akan tetap berada di Senayan pada Pemilu 2029," pungkasnya. (*/Rigo Pramana)
