BREAKING NEWS

Data, Koordinasi, dan Kepercayaan: Kunci Ketahanan Pangan Sulawesi Barat

 


Jakarta, TOKATA.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat memperkuat sinergi pengelolaan pangan melalui kegiatan Capacity Building dan Benchmarking Penguatan Pengelolaan Pangan yang diselenggarakan Badan Pangan Nasional (Bapanas) di Jakarta, Selasa (21/7/2026).

Kegiatan itu menyajikan arah kebijakan nasional pengelolaan pangan, antara lain penguatan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP), pelaksanaan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), strategi distribusi antarwilayah, pengelolaan neraca pangan, serta penguatan rantai pasok komoditas pangan strategis.

Rombongan Sulawesi Barat dipimpin Asisten II Setda Provinsi, Rahmat, yang mewakili Gubernur Suhardi Duka. Hadir pula unsur Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) provinsi dan kabupaten, perangkat daerah terkait, perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Barat, serta pelaku usaha klaster pangan.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (DiskominfoSS) Provinsi Sulawesi Barat, Muhammad Ridwan Djafar, menyatakan kegiatan ini menjadi wahana memperkaya pengetahuan, pengalaman, dan praktik terbaik yang bisa diadaptasi untuk memperkuat pengelolaan pangan di daerah.

Ridwan berharap koordinasi yang lebih erat mampu menjamin ketersediaan pasokan, meredam gejolak harga, dan mendukung kesejahteraan masyarakat. Ia menambahkan bahwa DiskominfoSS berkomitmen aktif menyebarluaskan informasi dan memperkuat pengelolaan data pangan sebagai upaya mendukung ketahanan pangan daerah.

"Melalui penyediaan data pangan yang akurat, cepat, dan tepercaya, masyarakat Sulawesi Barat memperoleh informasi yang andal. Kepercayaan publik terhadap pemerintah menjadi fondasi mengendalikan laju inflasi dan memperkuat kolaborasi seluruh elemen masyarakat demi ketahanan pangan," ujar Ridwan. (*/Rigo Pramana)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar