BPBD Sulbar Bekali Peserta Pelatihan dengan Dasar-Dasar Penanggulangan Bencana
Mamuju, TOKATA.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat terus memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM) di bidang penanggulangan bencana. Upaya tersebut sejalan dengan arahan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana di daerah.
Salah satu langkah yang dilakukan yakni melalui Pelatihan Dasar Manajemen Bencana yang difasilitasi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Provinsi Sulawesi Barat di Kantor KONI Sulbar, Selasa (21/7/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Penata Penanggulangan Bencana Ahli Muda BPBD Sulbar, Inaldy L.S. Si'lang, hadir sebagai narasumber dengan membawakan materi "Dasar-Dasar Penanggulangan Bencana". Materi tersebut membahas konsep, prinsip, kebijakan, serta penyelenggaraan penanggulangan bencana sesuai amanat Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana.
Inaldy menegaskan bahwa penanggulangan bencana merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, media, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.
"Pengetahuan dasar mengenai penanggulangan bencana menjadi modal utama dalam membangun budaya sadar bencana. Dengan memahami risiko, ancaman, kerentanan, dan kapasitas, kita dapat meningkatkan kesiapsiagaan serta meminimalkan dampak yang ditimbulkan apabila bencana terjadi," ujarnya.
Selain membahas konsep dasar, peserta juga memperoleh materi mengenai jenis-jenis bencana, siklus penanggulangan bencana, manajemen risiko bencana, pengurangan risiko bencana, serta peran para pemangku kepentingan dalam membangun masyarakat yang tangguh menghadapi bencana.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sulawesi Barat, Muhammad Yasir Fattah, mengatakan peningkatan kapasitas aparatur dan masyarakat melalui pelatihan merupakan salah satu prioritas BPBD Sulbar sebagai implementasi arahan Gubernur Sulawesi Barat.
"Kami berharap seluruh peserta mampu memahami konsep dasar penanggulangan bencana dan menerapkannya di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat, sehingga tercipta budaya kesiapsiagaan yang semakin kuat di Sulawesi Barat," kata Yasir.
Pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman dasar peserta mengenai penyelenggaraan penanggulangan bencana sebagai bekal menghadapi berbagai ancaman bencana di Sulawesi Barat. (*/Rigo Pramana)
