Bapenda Sulbar Perkuat Sinergi dengan DPRD untuk Menyusun Target PAD 2027
Mamuju, TOKATA.id — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Barat memperkuat sinergi dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Barat dalam pembahasan target Pendapatan Asli Daerah (PAD). Keikutsertaan Bapenda tercermin pada rapat bersama Badan Anggaran (Banggar) DPRD yang digelar pada Senin, 20 Juli 2026, di Ruang Rapat Banggar DPRD Sulawesi Barat.
Rapat diwakili Bapenda oleh Kepala Bidang Perencanaan Pendapatan dan Teknologi Informasi, Muh. Saleh; Kepala Bidang Pengelolaan Pendapatan Daerah, Gaffar; serta Analis Keuangan Pusat dan Daerah Ahli Muda, Syamsul Bahri. Kehadiran mereka dimaksudkan untuk memberikan data, informasi, dan masukan teknis dalam penyusunan target PAD Tahun Anggaran 2027 bersama DPRD.
Hari pertama pembahasan menyorot target pendapatan sejumlah OPD penghasil, termasuk sektor kesehatan yang melibatkan Dinas Kesehatan dan UPTD Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Regional. Pembahasan itu menjadi bagian dari proses perumusan target PAD 2027.
Sebagai lembaga yang bertugas merencanakan, mengoordinasikan, memantau, mengevaluasi, serta mengoptimalkan pendapatan daerah, Bapenda Sulbar menegaskan bahwa setiap usulan target harus disusun berdasarkan potensi riil, capaian realisasi, dan peluang peningkatan penerimaan pada tahun anggaran berikutnya. Forum bersama Banggar DPRD dipandang strategis untuk menyelaraskan kebijakan fiskal daerah agar target yang ditetapkan realistis, terukur, dan mendukung pembiayaan pembangunan.
“Kami memasuki Semester II Tahun 2026 dengan fokus tidak hanya mencapai target pendapatan tahun berjalan, tetapi juga mempersiapkan perencanaan pendapatan tahun berikutnya. Pembahasan bersama Banggar DPRD menjadi momentum penting untuk menyelaraskan potensi pendapatan daerah dengan kebutuhan pembangunan, sehingga target PAD 2027 dapat disusun secara realistis, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan,” kata Muh. Saleh, Kepala Bidang Perencanaan Pendapatan dan Teknologi Informasi Bapenda Sulbar.
Kepala Bapenda Sulbar, Abd. Wahab Hasan Sulur, menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD menjadi kunci penguatan kapasitas fiskal. “Bapenda akan terus menguatkan koordinasi dengan seluruh OPD penghasil dan DPRD agar setiap potensi PAD dapat diidentifikasi, dikelola, dan dioptimalkan secara maksimal. Dengan perencanaan yang baik dan komitmen pemangku kepentingan, kami optimistis target PAD mampu mendukung pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Barat,” ujarnya.
Melalui rangkaian pembahasan yang dimulai pada hari pertama ini, Bapenda Sulbar menegaskan komitmennya membangun tata kelola pendapatan daerah yang akuntabel, transparan, dan berbasis data. Langkah itu sejalan dengan arah kebijakan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, untuk memperkuat kemandirian fiskal dan mewujudkan pembangunan berkelanjutan bagi masyarakat Sulawesi Barat. (*/Rigo Pramana)
