BPKAD Sulbar Ikuti Coaching Clinic Penyusunan Kebutuhan ASN Berbasis ABK
Mamuju, TOKATA.id — Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sulawesi Barat mengikuti Coaching Clinic Penyusunan Kebutuhan Aparatur Sipil Negara (ASN) berbasis Analisis Beban Kerja (ABK). Kegiatan yang digelar Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Barat itu berlangsung Selasa (9/6/2026) di Ruang Kerja Bagian Kelembagaan dan Analisa Jabatan.
Perwakilan BPKAD, Kasubbid Umum dan Kepegawaian Zany Harny bersama Penata Layanan Operasional Jumartini, hadir untuk memperdalam pemahaman tentang penyusunan kebutuhan ASN berdasarkan ABK. Materi coaching clinic dimaksudkan untuk memperkuat perencanaan kebutuhan SDM sehingga pengelolaan pegawai lebih efektif dan efisien.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penataan kelembagaan dan manajemen ASN profesional sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 jo. PP Nomor 17 Tahun 2020 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil.
Kepala BPKAD Sulawesi Barat, Mohammad Ali Chandra, menekankan pentingnya ketepatan penyusunan kebutuhan ASN untuk meningkatkan kinerja organisasi dan mutu pelayanan publik. “Dengan perencanaan SDM yang terukur dan berbasis beban kerja, pelayanan kepada masyarakat akan lebih optimal, efektif, dan akuntabel,” ujarnya.
Langkah ini sekaligus mendukung misi kelima Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, yaitu memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel serta meningkatkan kualitas pelayanan dasar. BPKAD Sulbar menyatakan komitmen untuk terus memperbaiki perencanaan kebutuhan pegawai demi mendukung tugas dan fungsi organisasi secara maksimal. (*/Rigo Pramana)
