BREAKING NEWS

Hujan Deras Sebabkan Longsor dan Banjir di Mamasa dan Polman, 23 Jiwa Terdampak

 


Mamuju, TOKATA.id — Hujan deras berkepanjangan memicu banjir dan tanah longsor di Kabupaten Mamasa dan Polewali Mandar (Polman), Kamis, 14 Mei 2026. Tanah yang jenuh air menjadi labil, material longsor terbawa arus sungai dan merusak permukiman warga.

Di Kecamatan Aralle, Kabupaten Mamasa, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat melaporkan longsor yang disertai banjir. Sebanyak 7 kepala keluarga (23 jiwa) terdampak; tiga rumah rusak berat, dua rusak sedang, dan dua rusak ringan. Warga memilih mengungsi sementara ke rumah kerabat sambil menunggu kondisi dinyatakan aman.

BPBD Kabupaten Mamasa menurunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) bersama Tagana untuk memantau dan mendata lokasi. Koordinasi terus berjalan dengan aparat desa untuk menentukan langkah penanganan lanjutan.

Kepala BPBD Provinsi Sulawesi Barat, Muhammad Yasir Fattah, mengatakan pihaknya mengikuti situasi di Mamasa dan Polman sesuai arahan Gubernur Sulbar, Suhardi Duka. “Untuk kejadian di Aralle sudah ada laporan resmi dan bantuan sudah bergerak ke lokasi; kami juga menurunkan dua orang tim asesmen. Peristiwa lain masih dalam tahap asesmen sehingga belum bisa dirilis resmi,” kata Yasir.

BPBD Provinsi Sulbar menyatakan siaga 24 jam dan siap turun jika ada permohonan bantuan dari pemerintah kabupaten atau jika status tanggap darurat ditetapkan.

Di Polman, laporan awal menyebutkan tanah longsor terjadi di Dusun Katimbang, Desa Katimbang, Kecamatan Matangnga. Longsor sepanjang sekitar 70 meter terjadi setelah hujan deras yang berlangsung sejak pukul 13.00 hingga 17.01 WITA. Peristiwa itu merusak empat rumah: dua rusak ringan (milik Armin dan Samsil) dan dua rusak parah (milik Muh Hasir dan Andi).

Pemerintah desa bersama aparat setempat dan Babinsa merencanakan kerja bakti manual pada Sabtu, 16 Mei 2026 untuk membersihkan material longsor.

BPBD Kabupaten Mamasa mengimbau warga, khususnya masyarakat yang tinggal di wilayah rawan, untuk meningkatkan kewaspadaan karena curah hujan diperkirakan masih tinggi beberapa hari ke depan. (*/Rigo Pramana)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar