Inspektorat Sulbar, Mengukir Layanan Publik yang Transparan dan Inovatif
Mamuju, TOKATA.id – Seperti pengukir batu yang teliti membentuk patung sempurna, Inspektorat Daerah Provinsi Sulawesi Barat terus mengasah kualitas pelayanan publik melalui Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPP) Mandiri Tahun 2026.
Peninjauan langsung dilakukan Tim Evaluator Inspektorat Pembantu Wilayah (Irban) II di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Sulawesi Barat, Senin (6/4). Lokus ini dipilih untuk memverifikasi layanan yang optimal, transparan, akuntabel—menjanjikan kemudahan, kepastian, dan kepuasan bagi masyarakat serta pelaku usaha.
Kegiatan ini menguatkan pengawasan internal pemerintah daerah, menyoroti sarana prasarana, kompetensi petugas, serta inovasi layanan. Tim melakukan observasi proses, penilaian standar, dan dialog mendalam dengan petugas, menggali denyut implementasi di lapangan.
Inspektur Inspektorat Sulbar, M. Natsir, menegaskan evaluasi ini sebagai langkah strategis menuju pelayanan berkualitas, responsif terhadap kebutuhan pengguna. "PEKPP Mandiri memastikan perangkat daerah tak sekadar memenuhi standar, tapi menghadirkan inovasi berkelanjutan," tegasnya, selaras arahan Gubernur Suhardi Duka.
Harapannya, inisiatif ini memicu perangkat daerah berinovasi, mewujudkan tata kelola baik (good governance) dan pelayanan prima—jembatan emas bagi kesejahteraan Sulawesi Barat. (*/Rigo Pramana)
