Rak Buku Tetap Menyala: Layanan Perpustakaan Sulbar Tak Tergoyahkan WFA
Mamuju, TOKATA.id – Seperti pelita yang tak pernah redup di tengah hembusan angin perubahan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Perpusip) Sulawesi Barat memastikan layanan literasi tetap mengalir deras bagi masyarakat, meski kebijakan Work From Anywhere (WFA) diterapkan Pemprov Sulbar. Ruang sirkulasi terbuka lebar untuk kunjungan fisik, memungkinkan pemustaka menyelami lautan koleksi buku secara langsung.
Langkah ini menjawab dahaga informasi pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum, tanpa hambatan. Pemantauan lapangan mengungkap aktivitas peminjaman-pengembalian buku tetap ramai, dengan protokol kesehatan tertib seperti irama tarian yang harmonis.
Upaya ini selaras arahan Gubernur Suhardi Duka, yang giat dorong peningkatan SDM melalui budaya literasi yang kokoh.
Komitmen Tak Goyah
Pustakawan Ahli Madya Syarkiah tegas menegaskan: fleksibilitas WFA tak pernah pudarkan esensi pelayanan publik. "Kami tetap hadir fisik di sirkulasi, karena tak semua pengetahuan bisa direngkuh digital. Ada yang haus referensi rak asli, atau sekadar damai membaca di bawah naungan buku," ujarnya saat ditemui di Ruang Sirkulasi, Rabu (25/3/2026).
Layanan yang Mengalir
Fasilitas terbuka meliputi:
Pendaftaran anggota baru.
Peminjaman dan pengembalian buku.
Ruang baca nyaman.
Antusiasme pemustaka stabil, dengan pendampingan pustakawan percepat pencarian katalog. Layanan offline ini jadi jembatan abadi, jaga budaya baca Sulbar tetap hidup di tengah adaptasi kerja ASN. (* /Rigo Pramana)
