Forum Kominfo Sulbar, Merangkai Jaring Digital Menuju 2027 yang Terhubung
Mamuju, TOKATA.id – Seperti angin segar yang menyapu kabut kegelapan, Forum Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (KominfoSS) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) membuka jalan menuju era digital tanpa batas. Diikuti dinas kominfo kabupaten se-Sulbar via Zoom, Jumat (13/3/2026), forum ini selaras program Gubernur Suhardi Duka atasi blank spot, demi pelayanan maksimal bagi masyarakat. Dibuka Kepala Bapperida Sulbar, Amujib, acara ini menekankan inovasi bukan sekadar trofi, melainkan denyut nadi layanan publik.
" Dinas Kominfo Sulbar menggelar Forum OPD virtual bersama dinas kabupaten se-Sulbar, guna hilangkan blank spot internet dan dorong inovasi layanan publik berbasis teknologi, sejalan visi Gubernur Suhardi Duka."
"S创新 harus beri dampak nyata, tingkatkan kualitas hidup masyarakat, dan pacu indeks inovasi daerah 2027," tegas Amujib. Ia kritik inovasi existing yang kadang tak selaras kebijakan pimpinan, lalu dorong integrasi aplikasi jadi satu sistem terpadu—seperti jaring laba-laba digital yang efisien. Tak lupa, Amujib soroti jaringan internet perkantoran: "Bukan hanya hapus blank spot, tapi kualitas sinyal harus prima ke depan." Harapannya, forum lahirkan RKPD 2027 yang realistis dan actionable.
Kepala Dinas KominfoSS Sulbar, Muhammad Ridwan Djafar, tekankan peran strategis kominfo di tengah ledakan teknologi. "Meski anggaran dan SDM terbatas, kita ciptakan solusi kreatif," ujarnya. Forum ini bagikan rancangan perencanaan awal untuk masukan kabupaten, prioritaskan program terjangkau. Kendala utama: anggaran minim dan SDM kurang, tapi semangat inovasi tak pudar.
Diskusi sentuh isu krusial: komunikasi publik via SP4N-Lapor dan literasi digital; teknologi pemerintahan lewat integrasi aplikasi SPBE; statistik interoperabel untuk keputusan cepat; serta keamanan siber lindungi layanan dari ancaman. Meski 12% desa Sulbar masih offline, transformasi digital jadi prioritas utama.
Forum ini diharap jadi jembatan sinergi provinsi-kabupaten, rumuskan program kuatkan transformasi digital, dan tingkatkan layanan publik—membawa Sulbar menari dalam irama kemajuan era informasi. (*/Rigo Pramana)
