Empat Hari Kantor, Satu Hari Rumah, Mamuju Koordinasi WFH dengan Provinsi
Mamuju, TOKATA.id - Seperti angin segar yang menyusup ke celah-celah birokrasi kaku, kunjungan kerja Pemerintah Kabupaten Mamuju ke Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Barat (Setda Sulbar) membuka pintu koordinasi mendalam, Selasa (31/3/2026). Pertemuan di Ruang Rapat Biro Organisasi ini selaras dengan misi Gubernur Suhardi Duka: tata kelola akuntabel, profesional, dan pelayanan dasar berkualitas.
Dipimpin Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Mamuju, Muhammad Jufri Badau, delegasi mempelajari skema WFH baru Pemprov Sulbar—empat hari di kantor, satu hari (Jumat) dari rumah—berdasarkan Perpres 21/2023 tentang Hari Kerja dan Jam Kerja ASN. "Kami ingin petunjuk agar WFH Mamuju selaras dengan provinsi, menjaga pelayanan publik tetap prima," tegas Jufri Badau.
Kepala Biro Organisasi Setda Sulbar, Nur Rahmah Parampasi, menyambut hangat sambil jelaskan pembagian tugas: edaran WFH PPPK dari BKPSDM di bawah Andi Hidayah Arif, sementara untuk ASN dari Biro Organisasi. Diskusi merajut benang halus mekanisme absensi, pengawasan, dan evaluasi kinerja harian saat WFH.
Hadir dari Pemkab Mamuju: Kabag Organisasi Ridho Ahmadi, Kabag Hukum Nuridah, serta perwakilan BKPP Noer Aulia. Dari Pemprov Sulbar, Kabid Penilaian Kinerja Andi Hidayah Arif, Kabid Teknologi Pemerintahan Taufan H. Prasetyo, Analis SDM Hasmawati Hasan, dan Pranata Komputer Hafriansyah. Langkah ini, bagai jembatan kokoh, menjanjikan birokrasi Sulbar lebih lincah dan manusiawi. (*/Rigo Pramana)
