Dari Dusun ke Kabupaten: Musrenbang RKPD 2027 Hadapi Tantangan Infrastruktur
Mamuju Tengah, TOKATA.id – Di Aula Kantor Bupati yang bergema semangat kolektif, Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027, Senin (30/3/2026). Forum strategis ini dihadiri Bupati Arsal Aras, Wakil Bupati Askary Anwar, Sekda Litha Febriani, Kepala Bappeda Zulkifli, elite DPRD provinsi-kabupaten, Forkopimda, pimpinan OPD, hingga pemangku kepentingan lainnya.
"Hanya 27 persen jalan kabupaten dalam kondisi baik, sementara 73 persen lainnya rusak akibat truk sawit dan anggaran terbatas. Di Musrenbang RKPD 2027, Bupati Arsal Aras mengajak semua pihak rajut visi pembangunan partisipatif untuk percepat kesejahteraan."
Bupati Arsal Aras membuka sambutan dengan nada tegas namun penuh harap: “Musrenbang adalah wadah suci menyatukan visi pembangunan, agar program kita benar-benar menyentuh denyut nadi masyarakat.”
Proses perencanaan ini berjenjang, dari dusun hingga kabupaten, memastikan aspirasi rakyat mengalir deras seperti air sungai yang membentuk lembah subur. Namun, tantangan nyata menjulang: infrastruktur jalan. “Hanya 27 persen jalan beraspal dan beton dalam kondisi baik. Sisanya rusak, bahkan rusak berat,” ungkap Arsal, menyoroti keterbatasan anggaran tahun sebelumnya yang memaksa prioritas pada pemeliharaan, ditambah beban truk pengangkut sawit yang menggerus jalan desa hingga kabupaten.
Melalui Musrenbang ini, Pemkab berkomitmen susun program terarah: tingkatkan infrastruktur, layanan publik, dan sektor strategis. Harapannya, rumusan kebijakan tak sekadar responsif, melainkan pendorong percepatan pembangunan, menoreh kesejahteraan bagi warga Mamuju Tengah. (Advetorial/Rigo Pramana)
