Sosial Media
0
News
    Home Tidak Ada Kategori

    Sinergi TNI-Pemprov Sulbar Bentengi ATHG, Pemuda TIDAR Perkuat Semangat Kebangsaan

    8 min read

     


    "Di tengah ancaman banjir musim hujan dan gejolak sosial-politik, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat merapatkan barisan dengan TNI serta organisasi kepemudaan TIDAR untuk memetakan dan antisipasi Ancaman, Tantangan, Hambatan, serta Gangguan (ATHG), melalui serangkaian pertemuan strategis akhir pekan ini."


    Mamuju, TOKATA.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat mengokohkan benteng kewaspadaan nasional dengan mempererat sinergi bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan kelompok kepemudaan, menghadapi potensi ATHG yang kian nyata di musim hujan. Dinamika ini terpancar jelas dalam dua agenda krusial akhir pekan: pertemuan koordinasi Forkopimda Senin (12/01) dan ramah tamah Pengurus Daerah Tunas Indonesia Raya (TIDAR) Sulbar sehari sebelumnya.

    Pada Senin pagi, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sulbar, M. Darwis Damir, didampingi Kepala Bidang Kewaspadaan Nasional Audy Murfi Syarifuddin, bersilaturahmi dengan Komandan Korem 142/Tatag, Brigjen TNI Hartono, di markas korem. Forum ini mengupas tuntas pemetaan ATHG, mulai dari gejolak sosial-politik hingga bencana alam seperti banjir dan longsor yang mengintai wilayah rawan seperti Mamuju dan sekitarnya.

    Darwis Damir menekankan pendekatan holistik: "Setiap kerawanan—entah dari friksi sosial-politik atau amukan alam—harus dipetakan sebagai ATHG. Sinergi dengan TNI memungkinkan antisipasi dini dan terkoordinasi, mencegah eskalasi yang merusak stabilitas." Komitmen Pemprov di bawah Gubernur Suhardi Duka dan Wagub Salim S. Mengga pun ditegaskan untuk menjaga Sulbar tetap aman, kondusif, dan tangguh.

    Brigjen Hartono membalas dengan tegas: "TNI siap dukung pemerintah daerah, baik jaga stabilitas maupun tangani bencana. Koordinasi Forkopimda yang solid jadi kunci kesiapsiagaan cepat dan tepat terhadap gangguan keamanan maupun alam." Pertemuan ini kritis mengingat musim hujan 2026 berpotensi memperburuk kondisi sosial-ekonomi, di mana banjir tak hanya lumpuhkan infrastruktur tapi juga picu ketegangan masyarakat.

    Tak berhenti di situ, Kesbangpol Sulbar melanjutkan momentum dengan hadir di ramah tamah PD TIDAR Sulbar, Sabtu (11/1/2026) di Ballroom Grand Maleo Hotel & Convention, Mamuju. Acara ini bagian dari kunjungan Ketua Umum PP TIDAR, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo. Mewakili Gubernur, Darwis menyambut hangat: "Selamat datang di Sulbar. Kehadiran Ibu Rahayu dan TIDAR harap kuatkan semangat kebangsaan, kepemudaan, serta partisipasi politik konstruktif."

    Ia menyoroti mandat Kesbangpol membina ormas dan kepemudaan agar tetap di koridor persatuan, konstitusi, dan demokrasi. "Organisasi seperti TIDAR jadi jembatan aspirasi muda ke kebijakan pemerintah, mitra strategis ciptakan lingkungan aman yang dorong ekonomi dan pembangunan," tegasnya. Suasana kekeluargaan dihadiri pengurus TIDAR serta tokoh partai politik, jadi panggung konsolidasi pemuda dalam berbangsa.

    Langkah ini bernas di tengah kritik bahwa sinergi pemerintah-TNI-ormas sering terfragmentasi. Dengan ATHG mengintai, koordinasi seperti ini tak boleh sekadar seremoni—harus jadi aksi nyata demi Sulbar yang resilien.

    (*/Rigo Pramana)

    Komentar
    Additional JS