Sosial Media
0
News
    Home Alat Berat Banjir Cuaca Extrem Longsor Mamasa Mamuju Mamuju Tengah Mitigasi Bencana Pasangkayu PUPR Sulbar

    Potensi Longsor dan Banjir Mengancam, PUPR Sulbar Siagakan Alat Berat

    6 min read

     


    Mamuju, TOKATA.id — Menyikapi peringatan dini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengenai potensi cuaca ekstrem di Sulawesi Barat, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sulbar, Surya Yuliawan Sarifuddin, mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada dan mengutamakan keselamatan.

    Dalam keterangan resmi yang disampaikan Minggu (02/11), Surya menjelaskan bahwa curah hujan tinggi disertai angin kencang dan potensi longsor di sejumlah titik rawan berisiko mengganggu aktivitas masyarakat, khususnya di jalur lintas provinsi dan dataran pegunungan.

    “Kami mengimbau masyarakat untuk membatasi aktivitas di luar rumah saat hujan deras atau angin kencang. Jika tidak mendesak, sebaiknya menunda perjalanan demi keselamatan,” tegas Surya Yuliawan.

    Surya juga menyampaikan keprihatinan terhadap kondisi wilayah Kali Mamuju, terutama di sekitar Jalan Juanda 1 dan 2, yang kerap mengalami genangan dan banjir saat hujan deras. Ia menilai intensitas curah hujan yang terus meningkat menjadi ancaman serius bagi warga di kawasan tersebut.

    “Hampir setiap hujan deras, kawasan hilir Kali Mamuju ini tergenang. Sekitar 500 keluarga terdampak banjir pada kejadian terakhir. Kami melakukan pemantauan intensif melalui staf dan segera mengevaluasi langkah penanganan. Penanganan permanen menjadi prioritas, sehingga koordinasi dengan Balai Kementerian PUPR dan Dinas PUPR Kabupaten Mamuju sedang dilakukan,” ungkapnya.

    Selain itu, Dinas PUPR Sulbar melalui Unit Pelaksana Teknis Dinas Jalan dan Jembatan telah menyiagakan personel dan alat berat di lokasi rawan bencana, seperti longsor dan genangan air di ruas jalan provinsi.

    “Kami terus berkoordinasi dengan BPBD dan instansi terkait untuk memastikan jalur transportasi tetap aman dan cepat ditangani bila terjadi gangguan akibat cuaca ekstrem,” ujar Surya.

    Langkah antisipatif ini mencerminkan komitmen Pemerintah Provinsi Sulbar di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga dalam menjaga keselamatan masyarakat serta memastikan fungsi optimal infrastruktur publik di tengah perubahan iklim yang semakin tidak menentu. (*/Rigo Pramana)

    Komentar
    Additional JS