Pemerintah Sulbar Fokus Pembinaan Kafilah STQHN dalam TC Intensif
Mamuju, TOKATA.id – Biro Pemkesra Setda Provinsi Sulawesi Barat resmi menyelenggarakan Training Center (TC) untuk kafilah yang akan berlaga dalam Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits Nasional (STQHN) XXVIII di Kendari, Sulawesi Tenggara. Kegiatan berlangsung di Asrama Haji Mamuju, Selasa malam (07/10).
Pembukaan TC dilakukan oleh Plh. Sekretaris Daerah Sulbar, Herdin Ismail. Dalam sambutannya, Herdin menegaskan pentingnya membangun rasa percaya diri dari dalam diri sendiri sebagai modal utama kesuksesan.
“Percaya diri harus dilatih sejak dini, misalnya dengan rutin berbicara di depan cermin. Kesuksesan berkarir juga tidak terlepas dari doa ibu. Saat saya memiliki cita-cita besar, saya selalu curahkan niat pada ibu. Jadilah angin yang mengisi ruang, bermanfaat bagi sesama. Saat berlomba, hadir bukan hanya untuk tampil, tapi menjadi juara,” ujar Herdin dengan tegas.
Ia menambahkan, setiap peserta perlu memiliki target jelas dalam proses latihan dan kompetisi.
“TC bukan sekadar formalitas. Target harus terukur supaya kita tahu sejauh mana pencapaian. Jangan berharap sesuatu tanpa memahami dan mengetahui tujuannya. Pesan ini langsung dari Bapak Gubernur Suhardi Duka,” imbuh Herdin.
Laporan kegiatan disampaikan oleh Sekretaris LPTQ Sulbar, KH. Sukri Mondang. Ia menyampaikan salam hangat dari Ketua LPTQ Sulbar yang berhalangan hadir dan menekankan efektivitas TC meski pelaksanaannya sederhana.
“TC berlangsung selama tiga hari bertujuan memberikan bekal, arahan, dan pembinaan intensif sebelum berkompetisi di Kendari,” jelas Sukri.
Para peserta akan didampingi oleh para pemateri berkompeten, di antaranya Hasan Basri, juara Tilawah Internasional Arab Saudi tahun 1992, serta Ustadz Safruddin, juara 1 Tilawah kelompok penyandang cacat netra. Selain pengajaran teknis, TC juga membekali manajemen diri, termasuk teknik mengatasi gugup dan demam panggung.
Setelah TC, kafilah langsung berangkat ke Kendari pada 10 Oktober 2025 untuk mengikuti STQHN XXVIII.
“Kami tidak membebani peserta dengan target juara. Yang terpenting adalah mereka tampil maksimal dan mengharumkan nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat,” kata Sukri Mondang.
Plt. Karo Pemkesra, Murdanil, menegaskan bahwa TC merupakan wujud nyata perhatian pemerintah daerah dalam mendukung penuh persiapan kafilah.
“Kami berharap TC ini mampu meningkatkan kepercayaan diri peserta agar tampil optimal di tingkat nasional,” pungkas Murdanil. (*/Rigo Pramana)
