Sosial Media
0
News
    Home Asta Cita Gubernur Sulbar KONI Sulbar Mamuju Tengah Porprov 2026

    Mamuju Tengah Tak Mampu Jadi Tuan Rumah Porprov 2026, Suhardi Duka; Saya serahkan ke KONI

    9 min read

     


    Mamuju, TOKATA.id – Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, bersama para Bupati dan Wakil Bupati se-Sulawesi Barat, menggelar jumpa pers di kantor Gubernur, Rabu (15/10).

    Dalam kesempatan tersebut, salah satu agenda penting yang dibahas adalah pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulbar tahun 2026.

    Menurut Suhardi Duka, hasil rapat antara para Bupati dan pimpinan DPRD Sulbar serta DPRD kabupaten menunjukkan bahwa kemampuan fiskal Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) tidak memadai untuk menyelenggarakan Porprov V 2026.

    "Setelah Mateng menyatakan tidak siap, kami menawarkan pelaksanaan Porprov kepada Kabupaten Mamuju, Majene, Pasangkayu, Polewali Mandar (Polman), dan Mamasa. Namun, kondisi fiskal mereka ternyata sama sehingga tidak ada yang sanggup menggelar acara ini secara mandiri," ujarnya.

    Dengan kondisi tersebut, pelaksanaan Porprov pun diserahkan sepenuhnya kepada KONI Sulbar. Pelaksanaannya akan dilakukan secara sederhana, terutama dari sisi cabang olahraga.

    "Kami akan memberikan subsidi anggaran, tetapi secara teknis pelaksanaan sepenuhnya diserahkan kepada KONI Sulbar," tambah Suhardi Duka.

    Ketua KONI Sulbar, Syamsul Samad, menambahkan bahwa setelah mengikuti rapat bersama Bupati dan pimpinan DPRD, tidak ada daerah yang mampu mengemban tugas sebagai tuan rumah Porprov 2026 karena keterbatasan anggaran.

    "Saya sudah jelaskan pentingnya Porprov, karena merupakan asta cita Presiden Prabowo Subianto dan poin ketiga dari panca daya Gubernur. Namun, pemangkasan anggaran di daerah membuat pelaksanaan Porprov tidak memungkinkan secara besar-besaran," ujar Syamsul Samad.

    Oleh sebab itu, KONI Sulbar akan menggelar seleksi terbatas secara internal.

    "Kami akan berkoordinasi dengan pengurus KONI kabupaten untuk menentukan langkah yang tepat demi menjamin proses yang fair, adil, dan transparan dalam mencari atlet terbaik yang akan mewakili Sulbar ke ajang nasional," tutupnya. (*/Rigo Pramana)

    Komentar
    Additional JS