Sosial Media
0
News
    Home BPBD Sulbar Cuaca Extrem Hidrometereologi Mamuju Sulbar

    BPBD Sulbar Perkuat Sistem Peringatan Dini Hadapi Cuaca Ekstrem

    5 min read

     


    Mamuju, TOKATA.id – Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) terus menjalankan pemantauan intensif terhadap kondisi hidrometeorologi di seluruh wilayah Sulbar.

    Pemantauan meliputi perkembangan cuaca ekstrem dan potensi bencana hidrometeorologi, seperti hujan lebat, angin kencang, dan banjir. Selain itu, tim Pusdalops secara aktif melakukan pengecekan alat Early Warning System (EWS) untuk memastikan seluruh sistem peringatan dini berfungsi optimal.

    “Kami rutin melakukan pengawasan melalui command center Pusdalops dan laporan langsung dari Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Sulbar,” ujar Plt. Kepala Pelaksana BPBD Sulbar, Muhammad Yasir Fattah, Rabu (23/10).

    Yasir Fattah menegaskan, langkah ini adalah bagian dari kesiapsiagaan menghadapi dinamika cuaca yang semakin tidak menentu belakangan ini. “Sistem peringatan dini harus siap setiap waktu, memberikan informasi cepat dan akurat agar mitigasi dan respons terhadap bencana bisa maksimal,” katanya.

    Ia juga menggarisbawahi pentingnya kolaborasi erat antara BPBD kabupaten, BMKG, dan instansi teknis terkait dalam memperkuat sistem deteksi dini di Sulbar. Seruan ini sejalan dengan arahan Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, yang menginstruksikan seluruh perangkat daerah, khususnya BPBD, untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan memastikan semua peralatan kebencanaan dalam kondisi prima dan siap pakai.

    “Kewaspadaan harus terus dijaga agar potensi dampak bencana dapat diminimalisir, serta masyarakat lebih siap menghadapi ancaman bencana,” tegas Yasir Fattah.

    Melalui pemantauan intensif dan kesiapan alat peringatan dini, BPBD Sulbar berharap dapat memperkuat sistem penanggulangan bencana sekaligus meminimalkan risiko dan dampak bencana di wilayah tersebut. (*/Rigo Pramana)

    Komentar
    Additional JS