Pemprov Sulbar Berangkatkan Imam Masjid Umrah, Apresiasi bagi Penjaga Cahaya Umat
Mamuju, TOKATA.id - Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat memberikan apresiasi kepada para imam masjid melalui program perjalanan ibadah umrah sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian mereka dalam membina kehidupan keagamaan masyarakat. Kepala Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Murdanil, mengikuti kegiatan pelepasan para peserta yang berlangsung di Ruang Kerja Gubernur Sulawesi Barat, lantai 3 Kantor Gubernur Sulbar, Selasa (27/10/2026).
Program ini menjadi wujud kepedulian pemerintah daerah terhadap peran strategis imam masjid, yang tidak hanya memimpin ibadah, tetapi juga menjadi penuntun spiritual, penjaga nilai-nilai moral, serta perekat kerukunan di tengah masyarakat. Di balik lantunan doa dan panggilan menuju kebaikan, para imam hadir merawat kehidupan umat melalui pengabdian yang kerap berlangsung dalam kesederhanaan.
Murdanil mengatakan, program tersebut sejalan dengan visi pembangunan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, melalui Program Panca Daya, khususnya pilar peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia.
“Pemerintah Provinsi Sulbar sangat mengapresiasi pengabdian para imam masjid. Mereka adalah mitra strategis pemerintah dalam membangun karakter masyarakat melalui nilai-nilai keagamaan. Program umrah ini adalah wujud terima kasih sekaligus bentuk dukungan moril dan spiritual dari pemerintah daerah,” ujar Murdanil.
Ia menegaskan, pembangunan Sulawesi Barat tidak semata-mata diukur dari kemajuan infrastruktur fisik, tetapi juga dari tumbuhnya kualitas mental, moral, dan spiritual masyarakat. Dalam konteks itu, peran tokoh agama menjadi penting untuk mendukung pelaksanaan Program Panca Daya, sekaligus menanamkan nilai-nilai kebaikan yang menjadi fondasi kehidupan bermasyarakat.
“Melalui Panca Daya, kita ingin membangun Sulawesi Barat yang Maju dan Sejahtera. Sejahtera bukan hanya soal ekonomi, tetapi juga ketenangan batin dan kedekatan dengan Sang Pencipta. Kami berharap para imam yang berangkat umrah ini dapat kembali dengan semangat baru untuk membina masyarakat, sehingga tercipta lingkungan yang religius dan harmonis di Sulbar,” jelasnya.
Murdanil juga berpesan agar para peserta senantiasa menjaga kesehatan, menjalankan ibadah dengan lancar, serta memanfaatkan kesempatan di Tanah Suci untuk mendoakan kemajuan dan keberkahan Sulawesi Barat.
Bagi para imam, perjalanan ini bukan sekadar ibadah ke Tanah Suci, melainkan juga momentum untuk memperbarui semangat pengabdian. Harapannya, sepulang dari umrah, mereka dapat kembali ke tengah masyarakat dengan keteguhan hati dan energi baru untuk merawat nilai-nilai keagamaan, memperkuat persaudaraan, serta menjaga harmoni kehidupan umat di Sulawesi Barat. (*/Rigo Pramana)
