BREAKING NEWS

Enam Pemuda Berprestasi Terima Penghargaan, Sulbar Menaruh Harapan pada Generasi Unggul

 

Mamuju, TOKATA.id - Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 menjadi momentum bagi Sulawesi Barat untuk merayakan prestasi generasi mudanya. Enam pemuda berprestasi tingkat nasional dan internasional menerima penghargaan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat atas kiprah mereka dalam berbagai program kepemudaan.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf) Provinsi Sulawesi Barat, Bau Akram Dai, mendampingi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, dalam penyerahan penghargaan tersebut. Kegiatan berlangsung pada upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Sulbar, Rabu, 28 Oktober 2026. Tiga dari enam penerima menerima penghargaan secara langsung dalam rangkaian upacara tersebut.

Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi pemerintah atas pencapaian pemuda Sulawesi Barat yang telah membawa nama daerah melalui beragam program kepemudaan, baik yang diselenggarakan Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia maupun program pengembangan pemuda lainnya.

Adapun enam pemuda penerima penghargaan tersebut ialah:

  1. Nur Adhitya Rahmat SAM T dari Polewali Mandar, peserta Indonesia-Australia Youth Exchange.
  2. Muh. Nasrun dari Mamuju, peserta The Ship for Southeast Asian and Japanese Youth.
  3. Swasti Purnama Sari dari Mamuju, peserta Singapore–Indonesia Youth Leader Exchange.
  4. Arwin Ramli dari Pasangkayu, peserta Indonesia–Korea Youth Exchange.
  5. Chaerunnisa dari Mamuju, peserta Indonesia–Korea Youth Exchange.
  6. Ziva Zahrani Darwis dari Polewali Mandar, penerima penghargaan Duta Potensi Pemuda Indonesia (DPPI) 2026.

Kepala Dispoparekraf Sulbar, Bau Akram Dai, mengatakan capaian tersebut merupakan bukti kapasitas, potensi, dan daya saing pemuda Sulawesi Barat dalam mengambil bagian di berbagai forum nasional maupun internasional.

“Kami bangga atas capaian para pemuda ini. Prestasi mereka membuktikan bahwa generasi muda Sulawesi Barat memiliki potensi dan daya saing untuk tampil di tingkat yang lebih luas serta membawa nama baik daerah dan bangsa,” ujar Bau Akram.

Menurutnya, peringatan Hari Sumpah Pemuda tidak semestinya berhenti pada seremoni tahunan. Momentum ini harus menjadi pengingat bahwa masa depan daerah dan bangsa turut ditentukan oleh keberanian generasi muda untuk berkarya, ketangguhan menghadapi tantangan, serta kesediaan untuk memberi manfaat bagi sesama.

Sejalan dengan tema Hari Sumpah Pemuda ke-98 tahun 2026, “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”, Bau Akram berharap pemuda Sulawesi Barat mampu menerjemahkan semangat kebangsaan ke dalam tindakan nyata, membangun ketangguhan dalam menghadapi perubahan, dan menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sosial.

“Semangat Sumpah Pemuda harus kita wujudkan melalui karya, prestasi, dan tindakan nyata. Kami berharap para pemuda terus mengembangkan potensi diri, tidak mudah menyerah, serta memiliki kepedulian sosial agar kehadiran mereka memberikan manfaat bagi masyarakat dan pembangunan daerah,” tegasnya.

Ia menambahkan, Dispoparekraf Sulbar akan terus mendorong peningkatan kapasitas dan daya saing pemuda melalui pembinaan serta fasilitasi sesuai dengan kewenangan perangkat daerah.

Bagi Sulawesi Barat, prestasi keenam pemuda tersebut bukan sekadar catatan keberhasilan individu. Lebih dari itu, capaian mereka menjadi penanda bahwa anak-anak muda dari daerah memiliki peluang untuk tumbuh, bersaing, dan mengambil peran di panggung yang lebih luas.

Penghargaan ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi generasi muda lainnya untuk berani melangkah, memperluas wawasan, dan mengukir prestasi. Sebab, masa depan Sulawesi Barat yang maju dan sejahtera tidak hanya dibangun melalui kebijakan, tetapi juga melalui gagasan, karya, dan kepedulian generasi mudanya. (*/Rigo Pramana)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar