Menuju Organisasi yang Makin Matang, Badan Penghubung Sulbar Perkuat Koordinasi
Mamuju, TOKATA.id - Badan Penghubung Daerah Provinsi Sulawesi Barat melakukan konsultasi ke Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Barat terkait Uji Kematangan Organisasi dan Tata Laksana, Selasa, 8 September 2026. Langkah ini menjadi bagian dari ikhtiar memperkuat kualitas tata kelola kelembagaan dan penyelenggaraan pemerintahan daerah.
Dalam konsultasi tersebut, Badan Penghubung Daerah Provinsi Sulawesi Barat diwakili Penelaah Teknis Kebijakan, Sri Suryani. Koordinasi dilakukan untuk memperdalam pemahaman sekaligus memastikan kesiapan perangkat daerah dalam memenuhi berbagai indikator dan aspek penilaian yang ditetapkan dalam uji kematangan organisasi.
Dari proses konsultasi itu, Badan Penghubung Daerah Sulawesi Barat memperoleh sejumlah masukan dan arahan untuk menyempurnakan aspek kelembagaan, tata laksana, proses bisnis, hingga kelengkapan administrasi yang menjadi bagian penting dalam pelaksanaan uji kematangan organisasi.
Uji kematangan organisasi merupakan salah satu instrumen evaluasi untuk mengukur sejauh mana perangkat daerah mampu membangun dan menerapkan tata kelola organisasi secara efektif, efisien, terukur, serta berkelanjutan. Evaluasi tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai angka atau penilaian semata, tetapi menjadi pijakan untuk membenahi sekaligus memperkuat kelembagaan.
Kepala Badan Penghubung Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Gemilang Sukma, dari lokasi berbeda, menyampaikan bahwa konsultasi tersebut merupakan bagian dari komitmen pihaknya untuk terus mendorong tata kelola pemerintahan yang baik, profesional, efektif, sekaligus berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik.
“Selain itu, upaya penguatan kelembagaan dan tata laksana tersebut diharapkan dapat mendukung pencapaian misi Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka, khususnya dalam mewujudkan pemerintahan yang semakin profesional serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter,” kata Gemilang.
Ia menegaskan, koordinasi dan pembenahan kelembagaan perlu dilakukan secara berkelanjutan agar setiap perangkat daerah mampu menjalankan tugas dan fungsinya secara lebih optimal, terarah, dan terukur.
Dengan konsultasi yang dilakukan secara berkesinambungan, Badan Penghubung Daerah Provinsi Sulawesi Barat diharapkan mampu meningkatkan tingkat kematangan organisasi sekaligus memperkuat pelaksanaan tugas dan fungsi perangkat daerah.
Kegiatan konsultasi berlangsung dengan baik dan menjadi bagian dari langkah strategis Badan Penghubung Daerah Provinsi Sulawesi Barat dalam mengevaluasi, membenahi, dan meningkatkan kualitas organisasi serta tata laksana secara berkelanjutan. (*/Rigo Pramana)