Keringat Hari Ini, Kebanggaan Esok: Pesan Darwis Damir untuk Calon Paskibraka Sulbar
Mamuju, TOKATA.id - Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulawesi Barat, Darwis Damir, memberikan pembinaan kepada calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Sulawesi Barat Tahun 2026, Senin (10/8/2026).
Pembinaan berlangsung dalam Briefing Pagi, di tengah masa karantina dan latihan intensif. Dalam kesempatan tersebut, Darwis menekankan pentingnya disiplin, ketahanan fisik dan mental, serta kekompakan sebagai bekal utama menjalani seluruh tahapan pembinaan.
“Keringat hari ini adalah kebanggaan di hari esok. Rasa lelah akan hilang, tetapi pengalaman dan kehormatan menjalankan tugas sebagai Paskibraka akan menjadi bagian penting dalam perjalanan kalian. Jangan mudah menyerah ketika menghadapi kelelahan,” ujar Darwis.
Menurutnya, menjadi anggota Paskibraka tidak semata-mata membutuhkan ketangguhan fisik. Lebih dari itu, setiap anggota dituntut memiliki disiplin, tanggung jawab, kemampuan bekerja sama, serta komitmen dalam menjalankan amanah.
“Paskibraka bukan hanya tentang fisik yang kuat, tetapi juga bagaimana kalian belajar bekerja sama dan bertanggung jawab. Kehormatan ini harus dijalankan dengan disiplin dan kesungguhan,” tegasnya.
Pembinaan tersebut sejalan dengan komitmen Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka dalam membangun sumber daya manusia yang unggul sekaligus berkarakter.
Sebanyak 65 calon Paskibraka yang terpilih dari berbagai kabupaten di Sulawesi Barat kini mengikuti rangkaian pemusatan pembinaan. Mereka dipersiapkan untuk mengemban tugas dalam upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Provinsi Sulawesi Barat.
Di tengah proses latihan, sejumlah peserta sebelumnya sempat mengalami kendala fisik akibat kelelahan perjalanan dan kondisi cuaca. Situasi tersebut menjadi bagian dari proses pembinaan, sekaligus menempa kemampuan peserta untuk beradaptasi dengan jadwal serta intensitas latihan yang padat.
Darwis berharap seluruh peserta mampu menjaga kesehatan, mematuhi arahan para pelatih, dan terus merawat kekompakan hingga seluruh rangkaian pembinaan berakhir.
“Jaga kesehatan, disiplin mengikuti setiap arahan, dan saling mendukung. Kalian membawa nama sekolah, daerah, dan Sulawesi Barat dalam menjalankan tugas ini,” pungkasnya. (*/Rigo Pramana)
