Dari Makkah ke Sumber Air, Pemkesra Sulbar Dapat Plakat, Dampingi Rencana SPAM Regional
Mamuju, TOKATA.id — Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Setda Provinsi Sulawesi Barat menerima plakat penghargaan dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dan partisipasinya dalam penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah Tahun 1447 H/2025 M. Penyerahan berlangsung di kantor Biro Pemkesra, Kamis, 16 Juli 2026, dan plakat diterima oleh perwakilan mewakili Kepala Biro, Murdanil.
Penghargaan itu merupakan pengakuan atas sinergi dan kerja sama Biro Pemkesra dalam mendukung kelancaran pelayanan bagi jemaah asal Sulawesi Barat, sejalan dengan komitmen Gubernur Suhardi Duka untuk mendorong peningkatan kualitas layanan keagamaan. Dalam kesempatan itu, perwakilan Biro menyampaikan terima kasih atas penghargaan dan menegaskan komitmen berkelanjutan untuk memperkuat koordinasi dengan Kementerian Agama serta mitra terkait.
Melalui perwakilannya, Kepala Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Murdanil, S.E., M.AP., menyebut penghargaan tersebut sebagai pendorong mempererat kolaborasi antarlembaga. "Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas kerja sama yang telah terjalin. Kami berharap sinergi antara Biro Pemkesra, Kementerian Agama, dan seluruh pihak terkait dapat terus ditingkatkan demi memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah haji dan umrah asal Sulawesi Barat," ujarnya.
Biro Pemkesra menegaskan komitmen untuk terus mendukung upaya peningkatan kualitas pelayanan keagamaan agar penyelenggaraan ibadah haji dan umrah berlangsung aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh jemaah.
Di hari yang berbeda, Murdanil juga mendampingi Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka pada presentasi PT Pam Lyonnaise Jaya (PALYJA) mengenai rencana pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional untuk Kabupaten Majene dan Kabupaten Polewali Mandar. Presentasi digelar di Ruang VIP Blue Lemon, Hotel The Rinra Makassar, Rabu, 15 Juli 2026.
Rangkaian hadirin termasuk Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi, Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Biro Ekonomi dan Pembangunan, Tim Ahli Gubernur Bidang Hubungan Antar Lembaga, serta jajaran PT PALYJA. Presentasi memaparkan konsep pengembangan infrastruktur SPAM, skema kerja sama, aspek teknis, serta potensi manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat.
Murdanil menekankan bahwa ketersediaan air minum yang layak adalah kebutuhan dasar yang harus menjadi prioritas pemerintah. "Pengembangan SPAM Regional ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di Majene dan Polewali Mandar. Sinergi antara pemerintah dan mitra strategis sangat penting agar pembangunan infrastruktur dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Sulawesi Barat," katanya.
Biro Pemerintahan dan Kesra menyatakan kesiapan mendukung kebijakan dan langkah strategis Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat yang berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan. (*/Rigo Pramana)
