BREAKING NEWS

BPKAD Sulbar Jadi Lokasi Riset Human-AI, Dorong Transformasi Digital Pemerintahan

 


Mamuju, TOKATA.id – Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sulawesi Barat menerima kunjungan Tim Penelitian Hibah Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melalui Pendanaan BIMA Skema Penelitian Fundamental Reguler (PFR), di Ruang Kepala BPKAD Sulbar, Rabu (15/7/2026).

Kunjungan tersebut disambut langsung Kepala BPKAD Sulbar, Mohammad Ali Chandra, sebagai wujud komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan riset akademik yang berorientasi pada peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan.

Langkah ini sejalan dengan misi kelima Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, yakni memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik, akuntabel, serta menghadirkan pelayanan dasar yang berkualitas melalui kolaborasi bersama berbagai pemangku kepentingan, termasuk perguruan tinggi.

Penelitian yang dilaksanakan mengusung tema "Kinerja Pegawai dalam Kolaborasi Human-AI: Model Integratif Kepemimpinan Digital dan Readiness melalui Mediasi Work Engagement." Tim peneliti diwakili oleh salah satu anggotanya, Suharlina.

Dalam proses pengumpulan data, tim melakukan wawancara dengan Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Subbidang Akuntansi BPKAD Sulbar, Indah Mustika Sari, serta tenaga IT yang juga Staf Layanan Operasional BPKAD, Syahroni. Wawancara difokuskan pada implementasi kepemimpinan digital, kesiapan aparatur dalam memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), serta tingkat keterlibatan pegawai dalam mendukung peningkatan kinerja organisasi.

Kepala BPKAD Sulbar, Mohammad Ali Chandra, mengapresiasi dipilihnya instansi yang dipimpinnya sebagai salah satu lokasi penelitian. Menurutnya, hasil riset tersebut diharapkan mampu memberi kontribusi nyata bagi penguatan tata kelola pemerintahan di tengah arus transformasi digital yang terus berkembang.

"Kami menyambut baik pelaksanaan penelitian ini. Transformasi digital, termasuk pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence, menjadi tantangan sekaligus peluang bagi organisasi pemerintahan. Kami berharap penelitian ini melahirkan rekomendasi yang mampu memperkuat kepemimpinan digital, meningkatkan kesiapan aparatur, serta mendorong terciptanya kinerja yang lebih efektif, adaptif, dan akuntabel dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," ujar Ali Chandra.

Kegiatan berlangsung dalam suasana diskusi yang hangat dan interaktif antara tim peneliti dengan jajaran teknis BPKAD. Dari ruang dialog tersebut diharapkan lahir gagasan-gagasan yang tidak hanya memperkaya khazanah ilmiah, tetapi juga menjadi pijakan strategis dalam pengembangan sumber daya manusia aparatur serta penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital di Provinsi Sulawesi Barat.(*/Rigo Pramana)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar