Komitmen Gubernur Suhardi Duka, PEKPPP 2026 Poles Tata Kelola Pemerintahan Sulbar
Mamuju, TOKATA.id – Seperti pengukir batu yang teliti memoles permata, tim evaluator gabungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) memasuki hari kesembilan Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) Mandiri 2026. Pada Selasa (14/4), mereka menyelami lapangan di tiga Organisasi Penyelenggara Pelayanan (OPP): Biro Pemerintahan dan Kesra, Sekretariat DPRD (Sekwan), serta UPTD Balai Latihan Kerja (BLK).
Langkah ini selaras dengan visi Gubernur Suhardi Duka, yang gigih membangun tata kelola pemerintahan akuntabel sambil mewujudkan pelayanan dasar prima bagi masyarakat.
Fokus pemantauan mencakup kebijakan pelayanan, sarana-prasarana, profesionalisme sumber daya manusia (SDM), hingga kelengkapan dokumen pendukung—semua disesuaikan indikator Kementerian PANRB. Tim gabungan dari Biro Organisasi, BKPSDM, dan Inspektorat Sulbar memastikan setiap sudut dieksplorasi secara intensif.
Ade Astria, anggota tim dari Biro Organisasi, menegaskan komitmen ini sebagai napas perbaikan berkelanjutan. "Jadwal pemantauan kami dari 6 hingga 20 April 2026, menjangkau seluruh perangkat daerah secara bertahap. Tujuannya, memotret kesiapan riil unit pelayanan agar kekurangan segera diperbaiki," katanya.
"Diharapkan PEKPPP 2026 ini mengangkat kualitas pelayanan Pemprov Sulbar ke tingkat yang memuaskan hati masyarakat," tambahnya penuh harap.
Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan denyut pembaruan yang menjanjikan Sulbar lebih baik. (*/Rigo Pramana)
