Bapperida Sulbar Wujudkan Tata Kelola Akuntabel Lewat Workshop SPIP
Mamuju, TOKATA.id – Seperti sungai hulu yang menentukan alur bendungan, Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Sulawesi Barat mengukuhkan komitmennya memperkuat akuntabilitas dan transparansi kinerja. Langkah ini ditegaskan melalui partisipasi aktif dalam Workshop Pelaksanaan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Terintegrasi, yang digelar di Ruang Pelatihan Kantor Perwakilan BPKP Sulbar, Selasa (28/4/2026).
Hadir langsung Inspektur Daerah Provinsi Sulawesi Barat dan Kepala Perwakilan BPKP Sulbar. Perencana Ahli Muda Bapperida, Muh. Faried Fadal, mendalami teknis penguatan maturitas SPIP sebagai pengawal utama pembangunan daerah.
Kepala Bapperida Sulbar, Drs. Amujib, M.M., menegaskan peran lembaganya sebagai asesor pemda. "Bapperida adalah hulu seluruh proses pembangunan. Jika pengendalian intern di tahap perencanaan sudah kuat, pelaksanaan program di OPD akan terukur dan risiko penyimpangan minim sejak dini," tegasnya.
Penguatan SPIP ini selaras dengan Misi ke-5 Gubernur Suhardi Duka: tata kelola pemerintahan baik, akuntabel, dan pelayanan dasar berkualitas.
BPKP Sulbar memaparkan potret tata kelola: skor maturitas SPIP 2023 mencapai 3,205; Indeks Manajemen Risiko (MRI) 2,878; serta Indeks Efektivitas Pengendalian Korupsi (IEPK) 2,850. Untuk perbaikan, disodorkan lima rekomendasi strategis:
Menetapkan struktur manajemen risiko berbasis three lines of defense (pemilik risiko, manajemen risiko, kepatuhan internal, dan audit internal).
Memperbaiki perencanaan dengan cascading proses bisnis, indikator SMART berorientasi outcome, dan target tepat.
Meningkatkan kualitas sasaran hasil melalui pelatihan SDM dan reviu perencanaan pemda-OPD.
Mengintegrasikan manajemen risiko strategis-operasional untuk keputusan kebijakan dan target OPD.
Mengakomodasi risiko korupsi guna pengendalian lebih efektif.
"Workshop ini mendorong Bapperida mengisi Kertas Kerja Penilaian Mandiri (PM) dan Penjaminan Kualitas (PK) secara objektif," ujar Faried Fadal. Bersama BPKP, Inspektorat, dan BPKAD, Sulbar optimis capai maturitas SPIP lebih tinggi—menuju birokrasi transparan dan berkelas dunia. (*/Rigo Pramana)
