Darwis Damir; MUI Bukan Penonton, tapi Penggerak Visi Maju Berlandaskan Agama
"Perencanaan pembangunan bukanlah monopoli birokrat belaka. Suksesnya suatu daerah ditentukan oleh seberapa kuat ia merangkul seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi keagamaan. Dalam semangat itulah, Plt. Kepala Bappenda Sulbar, Darwis Damir, mendorong Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan ormas lainnya untuk memperkuat tata kelola internal dan menyelaraskan gerakannya dengan peta pembangunan daerah. Langkah ini dinilai krusial agar kontribusi mereka tidak sekadar seremonial, tapi nyata terasa hingga ke akar rumput.."
Mamuju, TOKATA.id – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Sulawesi Barat, Darwis Damir, menegaskan sinergi perencanaan pembangunan dengan penguatan kelembagaan organisasi kemasyarakatan (ormas) sebagai fondasi krusial. Pernyataan tegas itu disampaikannya sebagai narasumber pembuka Rapat Koordinasi (Rakornas) Majelis Ulama Indonesia (MUI) se-Sulawesi Barat Tahun 2025, di Aula Asrama Haji Transit Mamuju, Rabu (17/12). Darwis hadir mewakili Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Sulbar, Junda Maulana.
Dalam paparannya, Darwis menggarisbawahi peran strategis ormas keagamaan seperti MUI sebagai mitra pemerintah dalam mengawal pembangunan. "Penguatan kelembagaan bukan sekadar formalitas, tapi seni menyelaraskan program ormas dengan arah pembangunan daerah—sehingga manfaatnya meresap hingga akar masyarakat," tegasnya di depan ratusan pengurus MUI provinsi dan enam kabupaten se-Sulbar.
Ia merinci sasaran prioritas Rencana Pembangunan Nasional dan Daerah Sulbar, proses perencanaan, serta pilar penguatan ormas. Kritis, Darwis mendesak ormas memahami alur perencanaan agar kontribusi pemikiran mereka tak lagi abstrak, melainkan konkrit membentuk kebijakan publik. "Ormas harus jadi penggerak, bukan penonton, di tengah risiko pembangunan yang pincang tanpa nilai agama," tambahnya.
Darwis juga sampaikan pesan Sekprov Junda Maulana: "Pembangunan tak cukup dengan kemajuan ekonomi dan infrastruktur semata. Ia harus bertumpu pada nilai keagamaan, moral, dan persatuan. MUI serta ormas keagamaan adalah penjaga benteng itu, mitra strategis pemerintah, sekaligus penggerak kesejahteraan umat."
Rakornas ini diharapkan mengokohkan koordinasi internal MUI, sekaligus memantapkan peran ulama mendukung visi Gubernur Suhardi Duka dan Wagub Salim S. Mengga: Sulbar maju, sejahtera, dan berkeadilan. Hadir jajaran pengurus MUI Sulbar serta perwakilan kabupaten. (*/Rigo Pramana)
