Tahun Pertama SDK-Salim, Tantangan Besar, Janji Turunkan Kemiskinan 1%
"Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka (SDK) optimis hadapi 2025 sebagai "tahun penuh makna" meski terhambat anggaran daerah yang dipangkas drastis, dengan janji APBD 2026 tetap gaspol picu pertumbuhan ekonomi dan tekan kemiskinan 1% per tahun."
Mamuju, TOKATA.id – Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka (SDK) menyebut 2025 sebagai "tahun penuh makna", tonggak awal kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur Salim S. Mengga. Namun, di balik optimisme itu, ia tak menutupi kenyataan pahit: pemerintahan baru langsung dihantam badai tantangan, terutama keterbatasan keuangan daerah yang seperti mobil balap tanpa cukup bensin.
Dilantik belum setahun, duo SDK-Salim langsung berhadapan dengan berbagai rintangan sejak hari pertama. "Tantangannya begitu besar di awal, tapi kami optimis bisa lalui sebesar apa pun, karena saling menguatkan, bukan saling meniadakan," tegas SDK dalam malam silaturahmi dan refleksi akhir tahun di Rumah Jabatan Gubernur Sulbar, Rabu (31/12).
Pengakuan itu menggambarkan realitas awal pemerintahan: ambisi berlari kencang terbentur anggaran minim. "Kami ingin gas maksimal, tapi BBM-nya dikurangi begitu besar," candanya dengan metafor tajam, mengisyaratkan pemangkasan dana yang memaksa birokrasi memutar otak. Akibatnya, Pemerintah Provinsi Sulbar kini wajib kerja efisien, prioritas program langsung tembus akar rumput masyarakat.
Kondisi serupa tercermin dalam rancangan APBD 2026, yang diklaim lebih ramping demi percepatan ekonomi dan pengentasan kemiskinan. "Kami efisienkan APBD untuk picu pertumbuhan, angkat enam kabupaten dari kemiskinan, dan ciptakan keadilan," papar SDK, menekankan fokus pada wilayah tanggung jawab provinsi.
Tak ayal, SDK tak meremehkan medan perjuangan ke depan. "Pekerjaan rumah ini tak ringan; butuh kerja cerdas, fokus, dan optimisme tak tergoyahkan," akunya kritis. Meski anggaran seret, visi "Maju dan Sejahtera" dalam misi Panca Daya tak akan ditawar. "Target 2026 tetap utuh: jaga pertumbuhan ekonomi, turunkan kemiskinan satu persen tiap tahun," janjinya tegas.
Acara itu dirangkai pemutaran kaleidoskop capaian hampir setahun pemerintahan Sulbar, dihadiri pimpinan OPD dan Forkopimda. Di tengah sorot lampu refleksi, SDK seperti menyemai harapan: dari keterbatasan lahir efisiensi, dari tantangan tumbuh kekuatan. (*/Rigo Pramana)
