Sosial Media
0
News
    Home BPBD Mamuju Tengah BPBD Sulbar Gelora Inovasi Mamuju Tengah Sulbar

    BPBD Mamuju Tengah Juara 1 Gelora Award 2025 lewat Inovasi Sinkama

    10 min read

     


    Mamuju Tengah, TOKATA.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat memberikan apresiasi sekaligus ucapan selamat kepada BPBD Kabupaten Mamuju Tengah yang berhasil merebut Juara 1 pada Gelar Lomba Inovasi Daerah (Gelora) Award 2025.

    Keberhasilan itu diraih melalui pengembangan inovasi digital penanggulangan bencana bernama Sistem Informasi Kebencanaan Mamuju Tengah (Sinkama).

    Inovasi “Sinkama” dinilai sebagai terobosan signifikan yang memperkuat sistem informasi kebencanaan di tingkat daerah. Aplikasi ini mempercepat penyampaian laporan kejadian bencana, meningkatkan koordinasi antar perangkat daerah, dan memudahkan masyarakat mengakses informasi tanggap darurat secara cepat dan akurat.

    Plt. Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sulawesi Barat, Muhammad Yasir Fattah, menegaskan apresiasi atas capaian gemilang tersebut. Menurutnya, prestasi ini menandai peningkatan semangat inovasi dalam penanggulangan bencana di Sulawesi Barat.

    “Kami sangat bangga atas langkah BPBD Mamuju Tengah yang berhasil mengembangkan sistem digital adaptif dan bermanfaat langsung bagi masyarakat,” ujarnya pada Kamis, (06/11)

    Yasir Fattah menambahkan, keberhasilan Sinkama menjadi inspirasi bagi seluruh BPBD kabupaten di Sulawesi Barat untuk terus berinovasi dan memperkuat kapasitas daerah dalam menghadapi potensi bencana.

    Apresiasi ini juga selaras dengan arahan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, yang secara konsisten mendorong seluruh perangkat daerah agar berinovasi dan menguatkan kolaborasi lintas sektor, terutama dalam penanggulangan bencana serta pelayanan publik berbasis teknologi informasi.

    “Dengan penghargaan ini, kami berharap Sinkama dapat menjadi model pengembangan sistem informasi kebencanaan di daerah lain, sehingga meningkatkan ketangguhan daerah dalam menghadapi berbagai ancaman bencana di masa depan,” tutup Yasir Fattah. (*/Rigo Pramana)

    Komentar
    Additional JS