TP PKK Sulawesi Barat Perkuat Program Pasti Padu dengan Intervensi Gizi Ibu Hamil di Mamasa
Mamasa, TOKATA.id – Dalam upaya memperkuat Program Pasti Padu (Penanganan Stunting dan Kemiskinan Ekstrem Terpadu), TP PKK Provinsi Sulawesi Barat bersama Dinas Kesehatan Provinsi menggelar intervensi gizi bagi ibu hamil melalui pemberian susu ibu hamil (bumil), Selasa (07/10), di Kabupaten Mamasa.
Penyerahan bantuan digelar di Posyandu Buntu Buda, Desa Buntu Buda, Kecamatan Mamasa, oleh Ketua TP PKK Sulawesi Barat, Ny. Harsinah Suhardi, didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Mamasa, Ny. Adel Wellem Sambolangi.
Sebanyak 18 ibu hamil di Kelurahan Mamasa menerima 104 kotak susu, sementara 19 ibu hamil di Desa Buntu Buda mendapatkan 108 kotak susu. Selain itu, acara dirangkaikan dengan penyerahan spanduk promosi kesehatan bertema “Ayo ke Posyandu” untuk mengajak masyarakat aktif memanfaatkan layanan posyandu.
Ny. Harsinah Suhardi menegaskan bahwa kegiatan ini adalah langkah strategis TP PKK untuk mendukung program Pasti Padu yang diinisiasi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, bersama Wakil Gubernur Salim S. Mengga.
“TP PKK berkomitmen sebagai mitra strategis pemerintah dalam mempercepat penurunan angka stunting. Kami memastikan ibu hamil memperoleh asupan gizi yang memadai, pendampingan intensif, dan edukasi kesehatan. Ini bukan sekadar bantuan, melainkan upaya menumbuhkan kesadaran bahwa kesehatan ibu adalah fondasi generasi unggul,” tegas Harsinah.
Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam Pasti Padu yang menjadi kekuatan signifikan dalam menangani stunting dan kemiskinan ekstrem di Sulawesi Barat.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, menegaskan bahwa pemberian susu ibu hamil adalah salah satu langkah kunci dalam strategi Pasti Padu.
“Kami memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan TP PKK dalam mengintervensi keluarga rentan stunting, terutama ibu hamil dan balita. Melalui Pasti Padu, kami pastikan setiap anak Sulawesi Barat lahir sehat, tumbuh optimal, dan menjadi sumber daya manusia unggul serta berkarakter,” jelas dr. Nursyamsi.
Ia menambahkan, program serupa akan terus dilaksanakan pada berbagai titik lokus stunting di seluruh kabupaten, dengan pendekatan yang langsung menyasar keluarga sasaran.
Program Pasti Padu merupakan inovasi unggulan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat untuk menekan angka stunting dan kemiskinan ekstrem secara terpadu. Dengan sinergi lintas sektor dan peran aktif masyarakat, Sulawesi Barat berkomitmen mewujudkan visi “Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera” dengan Sumber Daya Manusia Unggul dan Berkarakter. (*/Rigo Pramana)
