Sosial Media
0
News
    Home Gotong Royong Irigasi Polman PUPR Sulbar

    Pintu Air Tersier Jadi Kunci Ketahanan Pangan, Petani dan Pemerintah Bersinergi Benahi Pintu Air Irigasi

    6 min read

     


    Polman, TOKATA.id – Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Polewali bersama masyarakat dan petugas pintu air bergotong royong memasang pintu air tersier sebagai bentuk kepedulian terhadap infrastruktur pertanian. Kegiatan ini dimulai pada Jumat, 3 Oktober 2025, dan difokuskan di dua titik yakni bangunan bagi BL1 dan BL2 di daerah irigasi Lakejo, Kabupaten Polewali Mandar.

    Pemasangan pintu air tersier ini ditargetkan selesai pada Selasa, (07/10). Langkah vital ini bertujuan memastikan distribusi air irigasi ke lahan pertanian berlangsung lebih efisien dan merata, sehingga mendukung peningkatan hasil panen dan ketahanan pangan daerah.

    Kepala UPTD Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sulbar, Adien Herlinawati, mengapresiasi semangat gotong royong para petani dan masyarakat. Ia memandang perawatan saluran tersier dan pemasangan pintu air sebagai upaya krusial yang berpotensi memberikan dampak besar bagi produktivitas pertanian.

    “Dengan saluran tersier yang terpelihara dan pintu air terpasang, distribusi irigasi menjadi lebih baik dan teratur. Ini menjadi tulang punggung ketahanan pangan di wilayah ini,” tegas Adien.

    Di tempat lain, Kepala Dinas PUPR Sulbar, Surya Yuliawan Sarifuddin, menegaskan pentingnya pengawasan ketat dan perawatan berkelanjutan terhadap infrastruktur air. Dia memerintahkan jajarannya untuk secara rutin memantau kondisi pintu air di lapangan, sebagai wujud komitmen mendukung visi misi Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga, mewujudkan Sulawesi Barat maju dan sejahtera.

    "Kami pastikan fungsi infrastruktur air tetap optimal untuk mendongkrak produktivitas pertanian dan kesejahteraan masyarakat," ujar Surya Yuliawan.

    Kolaborasi antara pemerintah, petani, serta masyarakat ini menjadi contoh nyata sinergi yang vital untuk menjaga keberlangsungan jaringan irigasi dan memperkuat ketahanan pangan regional. (*/Rigo Pramana)

    Komentar
    Additional JS