Internalisasi PJPK, Kunci Sulbar Wujudkan Visi Maju dan Sejahtera
Mamuju, TOKATA.id – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat memperkuat komitmen untuk mengintegrasikan indikator strategis Rencana Aksi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) ke dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah. Langkah ini menjadi fondasi krusial mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045 dan Visi Sulbar "Maju dan Sejahtera" pimpinan Gubernur Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga.
Komitmen tersebut ditegaskan dalam Forum Nasional Rencana Aksi PJPK yang diselenggarakan secara daring oleh Kementerian PPN/Bappenas bersama BKKBN, Rabu (15/10). Forum yang diikuti perencana daerah dan pelaksana program KB se-Indonesia ini menekankan pentingnya tata kelola kependudukan yang sistemis dan berbasis data terintegrasi.
Dalam paparannya, Perencana Ahli Muda Bapperida Sulbar, Nur Sehan, yang mewakili Kepala Bapperida Junda Maulana, menyoroti pendekatan lintas sektor dan level pemerintahan yang dibahas.
"Forum ini menggarisbawahi mekanisme Dana Insentif Fiskal (DIF) sebagai pendorong kinerja daerah, serta strategi internalisasi 30 indikator PJPK ke dalam RPJMD, Renstra, dan Renja," jelas Nur Sehan dari Bapperida, Sulbar.
Lebih lanjut, Nur Sehan menegaskan bahwa pengelolaan kependudukan harus adaptif dan inklusif untuk menjawab tantangan demografi di Sulbar. “Komitmen kami adalah menjadikan PJPK sebagai jantung perencanaan pembangunan daerah. Ini modal untuk transformasi nyata menuju Indonesia Emas, khususnya Sulawesi Barat yang Maju dan Sejahtera,” tegasnya.
Menyambut hal itu, Kepala Bapperida Sulbar, Junda Maulana, menekankan bahwa keberhasilan pembangunan kependudukan tidak bisa dicapai sendiri.
"Diperlukan kolaborasi erat antara pusat dan daerah, integrasi indikator yang solid, serta insentif berbasis kinerja untuk memacu pencapaian target," ujar Maulana.
Ia menegaskan, PJPK bukan sekadar dokumen administratif, melainkan peta jalan strategis menuju Indonesia Emas 2045 yang inklusif dan tangguh. Langkah ini juga sejalan dengan misi pembangunan Sulbar periode 2025-2029, khususnya dalam membangun Sumber Daya Manusia yang unggul dan berkarakter. Dengan fondasi kependudukan yang kuat, Sulbar memposisikan diri untuk menyongsong masa depan yang lebih sejahtera. (*/Rigo Pramana)
