Dinas Pariwisata Sulbar Luncurkan Aplikasi SIMARASA untuk Permudah Wisatawan
Mamuju,TOKATA.id – Ketersediaan informasi yang akurat dan terkini tentang destinasi wisata, fasilitas, dan layanan menjadi kunci utama meningkatkan kualitas dan kuantitas pariwisata di Sulawesi Barat (Sulbar). Informasi ini harus mudah diakses secara digital agar wisatawan dapat merencanakan perjalanan dengan tepat.
Demikian disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Sulbar, Bau Akram Dai, menanggapi rapat Tim Pengelola SPBE Dispar Sulbar pada Senin (13/10) di Ruang Rapat Dispar Sulbar. Rapat dihadiri pejabat administrator, fungsional, dan staf terkait.
Fokus rapat adalah pengoptimalan aplikasi SIMARASA (Sistem Pemasaran Pariwisata) yang sudah lama tidak dapat diakses. Menurut Bau Akram, SIMARASA berperan penting sebagai layanan penyebaran informasi pemasaran pariwisata yang memuat data sektoral, aksesibilitas, dan amenitas.
Penggunaan layanan digital ini juga sesuai komitmen Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S Mengga dalam mendorong digitalisasi di pemerintahan provinsi, sebagai bagian dari akuntabilitas dan transparansi pelayanan publik.
Kepala Bidang Pengembangan Pariwisata, Imelda Adhi Yanti, menegaskan bahwa SIMARASA adalah produk Bidang Destinasi, namun pemanfaatannya diserahkan ke Bidang Pemasaran. "Seluruh proses mulai perencanaan hingga peluncuran dilakukan Bidang Destinasi, tetapi masalah pemeliharaan menyebabkan aplikasi sulit dioptimalkan," jelas Imelda.
Seluruh peserta rapat sepakat untuk mengaktifkan kembali SIMARASA dengan mengidentifikasi dan mengurai kendala yang ada serta mencari solusi terbaik. Beberapa fitur tambahan juga akan dikembangkan untuk memperbaiki kualitas aplikasi.
SIMARASA merupakan aplikasi yang memuat berbagai informasi pariwisata unggulan Sulbar, termasuk destinasi, fasilitas, acara, dan tips wisata. Dengan perbaikan, aplikasi ini diharapkan dapat memudahkan masyarakat dan wisatawan mengakses data secara cepat dan lengkap. (*/Rigo Pramana)
