Sosial Media
0
News
    Home BPBD Cuaca Extrem Mamuju Pulau Saboyang Tim SAR

    Bocah Hilang di Pulau Saboyang, Tim SAR Terus Berupaya Meski Hujan dan Gelombang Tinggi

    6 min read

     


    Mamuju, TOKATA.id - Bocah berusia dua tahun, Muh Alfatih, telah memasuki hari keenam dinyatakan hilang di Pulau Saboyang, Kepulauan Balabalakang, Mamuju, Sulawesi Barat, sejak 20 Oktober 2025. Hingga Minggu (26/10), tim SAR belum berhasil menemukan korban meskipun operasi pencarian telah berlangsung selama tiga hari berturut-turut.

    Baca juga; https://www.tokata.id/2025/10/breakingnews-bocah-hilang-bersarang.html

    Kepala Kantor SAR Mamuju, Mahmud Afandi, menjelaskan bahwa operasi hari ketiga (H-3) dimulai pukul 07.00 WITA dengan pembagian tim menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU). 

    “SRU I menggunakan RIB 02 melakukan penyisiran sejauh 45 nautical mile, sedangkan SRU II menggunakan RIB 01 menyisir sejauh 50 nautical mile ke arah barat daya sesuai peta pencarian (SAR Map),” ujarnya.

    Pencarian berlangsung hingga pukul 18.00 WITA. Namun, hasilnya masih nihil. Seluruh unsur tim SAR kemudian kembali ke Dermaga Dekking, Kabupaten Majene, untuk bersiap melanjutkan operasi pada hari berikutnya.

    Operasi pencarian hari ini juga terhambat oleh cuaca ekstrem. Di lokasi, dilaporkan angin kencang dari arah timur laut hingga barat laut, gelombang mencapai 1,25 hingga 2,5 meter, arus mengarah ke selatan, serta hujan intens yang mengguyur wilayah tersebut. Kondisi ini turut mempersulit upaya pencarian.

    “Namun kami memastikan, operasi SAR akan terus dilanjutkan hingga korban ditemukan. Kami juga berkoordinasi dengan pihak terkait dan masyarakat setempat untuk memperluas area pencarian,” tegas Mahmud Afandi.

    Dalam operasi ini, sejumlah unsur terlibat, antara lain tim rescue Kantor SAR Mamuju, Pos SAR Majene, BPBD Sulawesi Barat, pemerintah Kecamatan Balabalakang, serta masyarakat lokal. Alat utama yang digunakan meliputi dua unit Rigid Inflatable Boat (RIB), satu unit D-Max Double Cabin, satu unit Rescue Carrier, serta peralatan navigasi, komunikasi, dan medis. (Rigo Pramana)

    Komentar
    Additional JS