Sosial Media
0
News
    Home Bapperida Sulbar Mamuju Penyesuaian SPBE Sulbar Target TPP

    Bapperida Sulbar Tegaskan Target Indeks SPBE 2025 Minimal 4,5, Siapkan TPP 2026

    11 min read

     


    Mamuju, TOKATA.id – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat memperkuat komitmen transformasi digital birokrasi melalui rapat evaluasi internal Penilaian Mandiri Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Tahun 2025.

    Rapat yang digelar di ruang kerja Kantor Bapperida Sulbar, Kamis (30/10), dipimpin oleh Sekretaris sekaligus Pelaksana Harian Kepala Bapperida, Muhammad Darwis Damir. Seluruh tim teknis SPBE turut hadir untuk memastikan proses evaluasi berjalan efektif.

    Dalam arahan tegasnya, Darwis menyampaikan bahwa capaian indeks SPBE pada setiap perangkat daerah menjadi salah satu tolok ukur dalam penilaian prestasi kerja pegawai. Nilai tersebut akan dijadikan dasar perhitungan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Tahun Anggaran 2026.

    “Kita harus mencapai target indeks SPBE minimal 4,5, yang berarti kategori memuaskan sesuai dengan perjanjian kinerja. Ini bukan sekadar angka statistik, melainkan cerminan kualitas tata kelola dan layanan publik, khususnya dalam pemanfaatan teknologi digital,” ujarnya.

    Darwis juga menegaskan agar semua penanggung jawab indikator memeriksa kelengkapan bukti dukung sesuai tugas masing-masing. Verifikasi ini krusial untuk memastikan validitas data serta konsistensi penerapan prinsip-prinsip SPBE di lingkungan Bapperida Sulbar.

    SPBE merupakan pendekatan strategis pengelolaan pemerintahan dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) demi meningkatkan efisiensi birokrasi dan kualitas layanan publik. Implementasi SPBE juga memperkuat Misi Panca Daya Gubernur Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga, yang mengedepankan tata kelola berbasis data dan inovasi.

    Kepala Bapperida Sulbar, Junda Maulana, menyatakan harapannya agar pengukuran indeks SPBE mendorong perbaikan berkelanjutan, memperkuat integrasi layanan digital, serta meningkatkan akses dan kepuasan masyarakat terhadap layanan publik. Evaluasi ini juga menjadi momentum penguatan Bapperida sebagai penggerak birokrasi yang responsif, transparan, dan berorientasi hasil.

    Junda Maulana optimis dengan kerja kolektif yang solid, target indeks SPBE kategori memuaskan akan tercapai. “Ini pijakan penting untuk mewujudkan pelayanan publik yang lebih adaptif dan berkualitas di era digital,” tuturnya. (*/Rigo Pramana)


    Komentar
    Additional JS