Sosial Media
0
News
    Home Dinas Ketapang Sulbar PKM Bunde

    64 Balita dan Ibu Hamil di Bonde Utara Terima Bantuan Pangan Bergizi dari Pemprov Sulbar

    10 min read

     


    Majene, TOKATA.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) melalui Dinas Ketahanan Pangan Sulbar resmi melaksanakan sosialisasi dan launching program pemberian makanan bergizi di Desa Bonde Utara, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, Rabu (08/10).

    Program ini menyasar 64 penerima, terdiri dari 63 balita dan satu ibu hamil. Hadir dalam acara tersebut Tenaga Ahli Gubernur Bidang Pemuda dan Olahraga, Bayu Aditya Pratama A.SE, bersama jajaran Pemprov Sulbar.

    Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sulbar, Abd Waris Bestari, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu realisasi Misi Ketiga Gubernur Sulbar Suhardi Duka, yakni membangun sumber daya manusia unggul dan berkarakter.

    “Ini bukan hanya soal pemberian bantuan makanan bergizi, tetapi juga menanamkan nilai kepedulian, kemandirian, dan tanggung jawab sosial demi membentuk generasi sehat dan berkualitas,” ujarnya tegas.

    Lebih lanjut, Waris menegaskan bahwa Desa Bonde Utara merupakan lokus utama program Pastipadu (Penanganan Stunting dan Kemiskinan secara Terpadu) di Sulbar.

    Adapun bantuan yang diberikan meliputi:

    • Telur: 2 butir per hari untuk setiap balita dan ibu hamil, diberikan selama dua minggu pertama hingga dua bulan, dengan distribusi 2 rak telur hari ini dan pemberian ulang bulan depan.

    • Beras: sebagai sumber karbohidrat pokok diberikan setiap hari.

    • Abon dan susu full cream: dianjurkan dikonsumsi 2-3 kali dalam seminggu.

    Abd Waris menegaskan bahwa program ini lebih dari sekadar distribusi makanan. “Kami ingin memastikan peningkatan status gizi dan pembentukan sistem imun yang kuat melalui asupan protein hewani berkualitas seperti daging, telur, dan susu,” katanya.

    Program ini juga menegaskan pentingnya akses yang adil dan merata terhadap sumber protein bagi masyarakat.

    Dalam pelaksanaannya, Pemprov Sulbar telah menggandeng berbagai pihak untuk memastikan distribusi berjalan tepat sasaran dan efisien. Waris juga mengajak seluruh masyarakat, terutama Camat dan Kepala Puskesmas, untuk berperan aktif menjaga keberlanjutan program.

    “Mari kita jalin sinergi erat dalam mengatasi ketahanan pangan yang berkelanjutan, khususnya dalam penyediaan protein hewani bermutu,” pungkas Waris. (*/Rigo Pramana)

    Komentar
    Additional JS