BREAKING NEWS

Menyalakan Api Literasi, Perpusip Sulbar Pantau Kegemaran Membaca Siswa SMKN 1 Rangas

 

Mamuju, TOKATA.id – Upaya menumbuhkan budaya baca di Sulawesi Barat terus diperkuat dari lingkungan sekolah. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Perpusip) Provinsi Sulawesi Barat berkolaborasi dengan Dinas Perpusip Kabupaten Mamuju menggelar sosialisasi pengisian Tingkat Kegemaran Membaca (TKM) di SMKN 1 Rangas, Mamuju, Selasa, 13 Oktober 2026.

Kegiatan ini tidak sekadar berorientasi pada pengumpulan data. Lebih dari itu, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memantau tata kelola perpustakaan sekolah sekaligus memastikan layanan literasi semakin berkualitas dan mampu menjawab kebutuhan peserta didik.

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan SMKN 1 Rangas itu dihadiri Kepala Dinas Perpusip Kabupaten Mamuju bersama Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Provinsi Sulawesi Barat. Kehadiran jajaran dari kedua instansi tersebut mencerminkan pentingnya sinergi lintas pemerintahan dalam memperkuat ekosistem literasi, mulai dari pengelolaan fasilitas perpustakaan hingga pengukuran tingkat kegemaran membaca siswa.

Pengukuran TKM dan penguatan tata kelola perpustakaan menjadi bagian penting dalam mendukung Gerakan Sulbar Mandarras, program yang digagas Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK). Melalui gerakan ini, pelajar didorong untuk membaca sejumlah buku pilihan sebagai upaya membangun generasi yang berpengetahuan, berdaya saing, dan memiliki wawasan luas.

Di tengah tantangan membangun kebiasaan membaca, perpustakaan sekolah memiliki peran yang jauh melampaui fungsi penyimpanan buku. Ia semestinya menjadi ruang tumbuh bagi rasa ingin tahu, tempat gagasan bersemi, dan pintu bagi peserta didik untuk menjelajahi dunia melalui pengetahuan.

Kepala Dinas Perpusip Provinsi Sulawesi Barat, Mustari Mula, menegaskan bahwa kolaborasi hingga ke tingkat sekolah merupakan kunci agar pengukuran kegemaran membaca tidak berhenti sebagai statistik, melainkan menjadi pijakan untuk membangun budaya literasi yang nyata.

"Melalui kolaborasi ini, kita tidak hanya mengukur sejauh mana minat baca anak-anak kita lewat instrumen TKM, tetapi juga memastikan perpustakaan sekolah hadir sebagai ruang belajar yang nyaman, hidup, dan relevan. Ini adalah komitmen bersama untuk menggelorakan Sulbar Mandarras hingga ke seluruh penjuru sekolah di Sulawesi Barat," ujar Mustari Mula.

Melalui supervisi pengelolaan perpustakaan dan pengisian data TKM secara akurat di SMKN 1 Rangas, Perpusip Provinsi Sulawesi Barat bersama Perpusip Kabupaten Mamuju berharap kualitas pengelolaan perpustakaan sekolah terus meningkat secara berkelanjutan.

Sebab, budaya baca tidak tumbuh hanya karena buku tersedia atau angka kegemaran membaca tercatat. Ia tumbuh ketika sekolah membuka ruang bagi pengetahuan, ketika siswa menemukan alasan untuk membaca, dan ketika kebiasaan itu dirawat menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Dari ruang-ruang perpustakaan sekolah, ikhtiar membangun Sulawesi Barat yang lebih literat diharapkan terus menemukan jalannya. (*/Rigo Pramana)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar