BREAKING NEWS

BKPSDM Sulbar Gembleng Personel Satpol PP, Perkuat Kompetensi dan Profesionalisme

 

Mamuju, TOKATA.id - Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Sulawesi Barat menggelar Pelatihan Teknis Polisi Pamong Praja Tahun 2026 di Pusdiklat BKPSDM Sulbar, Kalukku, Senin (12/10/2026). Berlangsung hingga 17 Oktober 2026, kegiatan ini diikuti personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) se-Sulawesi Barat sebagai upaya memperkuat kompetensi aparatur dalam menegakkan peraturan daerah dan menjaga ketertiban umum.

Pelatihan tersebut dibuka oleh Kepala BKPSDM Provinsi Sulawesi Barat, Herdin Ismail, yang sekaligus menyampaikan materi bertajuk Kebijakan Pengembangan Kompetensi Pamong Praja.

Dalam paparannya, Herdin menegaskan bahwa pengembangan kompetensi bukan sekadar agenda peningkatan kapasitas sumber daya manusia, melainkan investasi jangka panjang untuk membentuk aparatur yang adaptif, profesional, dan mampu menjawab tantangan birokrasi serta dinamika pelayanan publik.

“Peningkatan kompetensi bukan sekadar memenuhi kewajiban pengembangan SDM, tetapi menjadi proses membangun kapasitas aparatur agar mampu bekerja secara efektif, mengambil keputusan yang tepat, serta memberikan pelayanan yang berkualitas kepada masyarakat. Karena itu, setiap pembelajaran harus mampu diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari,” ujar Herdin.

Ia menjelaskan, pengembangan kompetensi secara berkelanjutan juga sejalan dengan arah kebijakan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia aparatur sebagai fondasi reformasi birokrasi dan peningkatan mutu pelayanan kepada masyarakat.

Menurut Herdin, pelatihan teknis menjadi ruang pembelajaran bagi personel Satpol PP untuk memperdalam pengetahuan, mengasah keterampilan, sekaligus membangun sikap profesional yang selaras dengan tanggung jawab mereka sebagai penegak peraturan daerah dan penyelenggara ketertiban umum.

Setelah sesi pembukaan dan penyampaian materi oleh Kepala BKPSDM, pelatihan dilanjutkan dengan materi Gambaran Umum Polisi Pamong Praja yang dibawakan Sekretaris Satpol PP Provinsi Sulawesi Barat, Moh. Saleh Rahim. Materi berikutnya, Etika Profesi dan Kepemimpinan Dasar, disampaikan Kepala Satpol PP Provinsi Sulawesi Barat, Aksan Amrullah.

Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan tidak berhenti pada penguasaan materi di ruang pembelajaran. Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh perlu diterjemahkan menjadi tindakan nyata dalam pelaksanaan tugas, penguatan sinergi antarperangkat daerah, serta peningkatan kinerja organisasi.

Pada akhirnya, kualitas aparatur tidak hanya diukur dari pemahaman terhadap aturan, tetapi juga dari kecakapan menerapkannya secara profesional, proporsional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Sebab, ketertiban yang terjaga dan pelayanan publik yang berkualitas bertumpu pada aparatur yang kompeten, berintegritas, dan memahami tanggung jawabnya. (*/Rigo Pramana)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar