Menuju Tata Kelola Akuntabel: Penyusunan Peta Probis Pemprov Sulbar Dilaksanakan Secara Hybrid
Mamuju, TOKATA.id — Biro Organisasi Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sulawesi Barat menggelar Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Program Prioritas Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) pada Proses Bisnis (Probis) Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Bagian Tatalaksana dan Pelayanan Publik Biro Organisasi, Subuki, pada Senin, 18 Mei 2026.
Rapat bertujuan menyusun dokumen peta Probis Pemprov Sulbar, sejalan dengan misi Gubernur Suhardi Duka dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel. Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Biro Organisasi secara hybrid dan dijadwalkan hingga 21 Mei 2026.
“Untuk percepatan penyusunan dokumen peta Probis Pemprov, kita perlu melakukan koordinasi antara tim kerja penyusunan peta proses bisnis perangkat daerah dan tim koordinasi, serta melakukan identifikasi peta proses bisnis Pemprov Sulbar,” kata Subuki dalam arahannya.
Pada hari pertama, rapat mengundang penyusun Probis dari seluruh biro di lingkungan Setda Sulbar. Narasumber yang hadir ialah Analis Kebijakan Ahli Muda Biro Organisasi, Tresya S. Timbonga, yang memaparkan Penyelarasan Rancangan Akhir Matriks Peta Probis Setda Sulbar. Tresya mengingatkan bahwa penyusun perangkat daerah sebelumnya diminta menyiapkan rancangan akhir matriks hasil identifikasi proses bisnis.
Kegiatan ini juga dihadiri pejabat fungsional dan staf pelaksana Biro Organisasi yang berkolaborasi menegaskan komitmen untuk mendorong reformasi birokrasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di lingkungan Pemprov Sulbar. (*/Rigo Pramana)
