TAPD Sulbar Susun Asumsi PAD 2027, Jamin APBD Realistis dan Akuntabel
Mamuju, TOKATA.id – Di tengah hiruk-pikuk penyusunan masa depan fiskal, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Provinsi Sulawesi Barat menggelar rapat strategis, Jumat (24/4/2026). Dipimpin Sekretaris Daerah Junda Maulana, forum di Ruang Rapat Setda Provinsi ini dihadiri Kepala BPKAD Mohammad Ali Chandra beserta jajaran, Asisten Sekda, Kepala Bapperida, Biro Hukum, serta Bapenda.
Rapat menyoroti dua agenda krusial: paparan asumsi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tahun Anggaran 2027 dan alokasi belanja berdasarkan kapasitas fiskal. Kegiatan ini selaras dengan undangan Setda untuk menyusun dokumen perencanaan-penganggaran 2027, mewujudkan misi Gubernur Suhardi Duka soal tata kelola akuntabel dan pelayanan dasar berkualitas.
Junda Maulana menekankan penyusunan asumsi pendapatan-belanja yang realistis, terukur, dan selaras kebijakan pembangunan. "Perencanaan harus berpijak pada data kuat, kemampuan fiskal, serta prioritas yang menyentuh masyarakat. TAPD berperan strategis memastikan tahapan terukur dan akuntabel," ujarnya.
Mohammad Ali Chandra menegaskan kesiapan BPKAD mendukung melalui pengelolaan keuangan tertib dan transparan. "Pembahasan ini langkah awal rancang APBD sehat, proporsional, berorientasi target pembangunan," katanya. Ia janjikan koordinasi rapat dengan Bapperida, Bapenda, dan perangkat daerah agar proses efektif sesuai aturan.
Rapat ini diharapkan lahirkan rumusan proyeksi pendapatan dan alokasi belanja komprehensif, pondasi APBD 2027 yang realistis guna pacu prioritas pembangunan Sulawesi Barat. (*/Rigo Pramana)
.jpeg)