BREAKING NEWS

Harmoni Lahan Persawahan, Bapperida Sulbar Dorong LP2B Polman Meluas 14.643 Hektare

 


Mamuju, TOKATA.id - Seperti irama tani yang selaras dengan musim, pertemuan teknis pada Senin (6/4/2026) ini melibatkan pejabat kunci: Masnawi (Dinas TPHP Sulbar), Muhammad Athar (Bapperida Sulbar), serta delegasi Bapperida dan dinas teknis kabupaten se-Sulawesi Barat.

"Bapperida Sulawesi Barat memfasilitasi desk urusan pertanian, menyatukan provinsi dan 12 kabupaten untuk menetapkan target prioritas pembangunan 2027. Fokus utama: produksi padi Polewali Mandar 238.099 ton dan luasan lahan pertanian pangan berkelanjutan (LP2B) di sana dinaikkan menjadi 14.643 hektare, sejalan visi Gubernur Suhardi Duka dan agenda nasional ketahanan pangan."

Bapperida Sulbar mendorong penyelarasan target daerah dengan program nasional. "Polewali Mandar targetkan produksi padi 238.099 ton tahun 2027," ungkap Athar. Pembahasan juga menyentuh LP2B Polman, yang awalnya 13.504 hektare direvisi naik menjadi 14.643 hektare setelah kesepakatan bersama—meski terkendala revisi RTRW yang masih dikaji tim ahli.

Kepala Bapperida Sulbar, Amujib, menekankan program pendukung: pengawasan sarana pertanian, perbanyakan benih bersertifikat 39 ton, dan penyusunan lima peta kawasan LP2B. Dukungan pusat via Kementan mencakup kawasan padi nasional 2,9 juta hektare, rekomendasi LP2B, serta ribuan alat mesin pra-panen.

Hasil desk: dua indikator outcome prioritas didukung dua program dan empat subkegiatan. Pembahasan lanjut tematik untuk indikator BPP dan luas hasil cetak sawah ber-IP tinggi.

Langkah ini bukan sekadar angka, melainkan janji tanah subur bagi petani Sulbar menatap 2027. (*/Rigo Pramana)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar